Halaqoh Santri RMI Kudus
Ketua LKNU Kudus Ajak Ponpes Mulai Terapkan Standar Kesehatan Lingkungan

0
703
Ketua LKNU Kudus dr.Abdul Hakam menjadi pembicara halaqoh Santri yang diselenggarakan RMI NU Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Kudus dr. Abdul Hakam, M.Si, Med, Sp.A mengajak pengurus pondok pesantren menerapkan standar lingkungan sehat. Hal itu ia sampaikan dalam halaqoh santri “Pesantren Sehat Indonesia Kuat” di Gedung Darul Hadlonah, Jumat (04/02/22) sore.

Menurut dr. Hakam, kesehatan di lingkungan pesantren rata-rata memang tidak diperhatikan. Namun bukan berarti tidak bisa berubah. Harus ada kemauan dari pengurus untuk membuat manajemen kesehatan lingkungan yang baik.

“Kebersihan pondok itu tergantung pada manajemen kita. Utamanya soal pengelolaan air dan pola kebiasaan hidup sehat,” ujarnya.

BACA JUGA : Hadirkan Dokter Anak dan Psikolog, RMINU Kudus Harapkan Pesantren Sehat

Pada kesempatan ini, dr. Hakam kemudian menyebutkan beberapa pra syarat dan standar minimal kesehatan lingkungan pesantren. Demikian itu antara lain, menjaga kebersihan, tidak ada genangan air, sampah tidak berserakan, tersedia air bersih, tersedia jamban sehat, tidak terdapat vektor penyakit, dan memiliki bangunan gedung sehat.

“Hanya saja memang terkadang kegiatan santri yang sangat padat sehingga kesehatan lingkungan ini terabaikan,” jelas dr. Hakam.

BACA JUGA : Ketua PCNU Kudus Ingatkan Dua Tantangan Pesantren

Selanjutnya, dr. Hakam juga menyampaikan beberapa penyakit bawaan yang sering ada di pesantren. Diantaranya, scabies (gudik), tipes, diare, malaria, sesak napas.

“Penyakit-penyakit itu diantara sebabnya ialah tidak adanya penjagaan lingkungan yang disiplin,” sebutnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada peserta halaqoh supaya memulai memupuk kemauan untuk berubah. Yakni dengan menerapkan pola kebiasaan yang sehat, bersih dan disiplin menjaga lingkungan. (rid, gie/adb, ros)

Comments