KH Iwan Hafidz Zaini: Berjuang dan Jadikan Diri Bermanfaat bagi Orang Lain

0
447
Sang kiai menyampaikan tausiyah

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Senantiasa berjuang dan menjadikan diri bermanfaat bagi orang lain, adalah sikap mulia dan diridai Allah. Itu di antara resep kehidupan agar selamat dunia dan akhirat.

“Berusaha mejadikan keturunan yang saleh-salehah dengan ilmu agama agar kelak ketika sudah meninggal pahala terus mengalir, bermanfaat, dan orang tua turut merasakan manfaat saat sudah di alam kubur,” tutur pengasuh pesantren Uslubul Ilmi Kacangan, itu.

Disampaikannya dalam pengajian memeringati haul Kiai Munandar dan Masyayikh Kacangan di Dusun Pendem, Bojong, Wonosegoro, Kamis (19/5/2022) malam, orang meninggal sudah tak bisa makan pecel, lodeh, mie ayam, dan lainnya. “Maka kegiatan seperti haul, ini bermanfaat untuk memintakan ampun kepada Allah,” jelasnya.

Dalam pandangan Kiai Iwan, haul bertujuan untuk mengingat perjuangan sesepuh atau tokoh terdahulu. “Simbah Gus Dur itu sudah meninggal, tapi secara hakikat banyak orang merasakan manfaatnya. Banyak orang membicarakan hikmah perjuangannya, sehingga banyak orang menziarahinya,” katanya memberi tamsil.

Warga, santri dan santriyah menghadiri haul

Selain itu, lanjutnya, haul juga bisa dijadikan sarana mempererat silaturrahim. “Warga diundang, diajak shalawat, berzikir mengingat Allah, dan diberi makanan (sedekah, red),” paparnya dalam pengajian yang dihadiri kader GP Ansor – Banser se Wonosegoro sembari berpesan agar kesempatan dan nikmat-nikmat dari Allah, dipergunakan untuk hal yang bermanfaat. (jabir/ sis, ros, adb)

Comments