Waketum PBNU Sampaikan Tiga Pesan dalam Muskercab NU Kudus

0
457
Waketum PBNU Prof. Dr. H. Nizar Ali menghadiri soft launching NU center dan Muskercab NU Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Wakil Ketua Umum PBNU Prof. Dr. H Nizar Ali menghadiri Soft Launching NU Center dan Musyawarah Kerja PCNU Kudus, Ahad (06/03/2022).

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. H Nizar Ali mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PCNU Kudus atas terselenggaranya Muskercab. Menurutnya agenda ini sangat penting dan monumental karena dirangkai bersamaan soft launcing yang dilakukan secara langsung oleh Prof. Dr. H Nizar Ali di Aula lantai 3 SMA Al-Ma’ruf Kudus.

“PCNU Kudus mempunyai peran yang luar biasa dengan mengembangkan peran jamaah dan jam’iyah Kudus, program yang sangat kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Prof. Dr. H Nizar Ali menilai PCNU Kudus adalah satu-satunya pengurus cabang yang mempunyai kepekaan sendiri terhadap kebutuhan masyarakat Nahdliyin.

“Kudus termasuk daerah yang sangat maju dan seluruh elemen ulama di Kudus jadi satu, tentu PBNU support karena sejak awal visi misi PBNU adalah mendesain program yang akan dijalanka oleh PCNU,” paparnya.

Selanjutnya, Sekjen Kemenag RI tersebut juga menyampaikan tiga pesan sekaligus strategi kepada PCNU Kudus untuk mengembangkan kepengurusannya. Salah satunya dengan mengoptimalkan jaringan-jaringan di NU, termasuk NU Center Kudus.

“Melakukan konsolidasi, koordinasi sehingga semua pengurus dapat menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk NU,” lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga berpesan agar PCNU menjadi organisasi yang modern dan professional sehingga mampu mewujudkan kemandirian organisasi.

“Kita siapkan semua skema, apa yang menjadi tren nasional kita ikuti, tapi kita harus punya modifikasi, saya optimis Kudus bisa maju,” bebernya.

Dalam bidang ekonomi, sambungnya, PCNU harus mrmpunyai badan usaha milik NU, sehingga bisa jadi operasional sehari-hari. Terakhir ia berpesan program kerja dan gagasan yang diusul tidak boleh berhenti hanya sebatas kata-kata. Melainkan dijalankan sesuai kewajiban masing-masing.

“Setiap kata harus membuahkan kerja dan setiap kerja harus membuahkan hasil,” pungkasnya.(hasyim/rid)

Comments