Peringati Harlah ke-82, MA NU Banat Salawatan Bersama Habib Bidin dan Azzahir

0
418
Habib Bidin Assegaf mengisi Banat Bersholawat

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Madrasah Aliyah NU Banat Kudus menggelar Banat Bersholawat bersama Azzahir, Rabu (26/01/2022) di halaman madrasah Desa Krandon Kota Kudus.

Turut hadir dalam acara, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf atau Habib Bidin dan Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar, Kepala Madrasah, Badan Penyelenggara Pelaksana Pendidikan Madrasah (BPPPM) dan perwakilan peserta didik MI, Mts, dan MA Banat NU Kudus.

Dalam sambutannya, Katua Yayasan Madrasah Banat, Drs H. Noor Hidayat menyampaikan bahwa acara Banat Bersholawat dilaksanakan dalam rangka hari lahir Madrasah Banat NU ke-82.

“Artinya kami ingin mengenang kembali muasis dan masyayid dulu yang mempunyai gagasan dan ide untuk membangun madrasah banat, mempelajari sejarah perjalanan sejak tahun 1940 sampai 2022,” ungkapnya.

Selanjutnya, dia menerangkan peringatan harlah ini dapat menjadi tolok ukur dan penyemangat untuk melanjutkan perjuangan pendiri Madrasah Banat NU dulu.

“Kita tidak bisa mengubah sejarah, sehingga setiap tahunnya, sebelum puncak harlah kita adakan ziarah bersama sebagai rasa takdim kepada para masayid tadi,” jelasnya.

Dia berharap, dari kegiatan ini dapat menambah semangat para guru dalam mendidik dan murid-murid dalam mendalami ajaran para sesepuh, mengikuti dawuh Mbah Hasyim Asy’ari.

“Ini patut kita lanjutkan dan kita ikuti apa yg menjadi perjuangan masyayid kita, dan semoga kedepan Banat NU menjadi madrasah yg lebih baik, barokah dan diridhoi oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Siti Syarofah mengatakan bahwa kegiatan ini bersifat intern sehingga hanya boleh diikuti oleh pqra guru, staf, pengurus dan peserta didik.

“Ini diselenggarakan secara tertutup, bapak ibu guru, bppm, dan santri kelas 6, 9, dan 12 kurang lebih 500 siswi,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadikan para peserta didik Madrasah Banat NU Kudus menjadi siswi-siswi yang sholihah nahliyah

“Harapannya semoga menjadi santri yang berakhlakul karimah, cerdas secara pengetahuan dan teknologi tapi tidak meninggalkan nahliyahnya,” harapnya.(hasyim/rid)

Comments