Maulid Kanzus ABG Kudus, Habib Luthfi Titip Pesan

0
1051
Peringatan Maulid Nabi di Kanzus Sholawat ABG Undaan Lor, Kudus, Ahad (15/12/19)

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Rais Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya berpesan kepada jamaah agar menata niat ketika mendatangi majelis maulid di manapun. Niat itu utamanya harus ditujukan untuk ibadah dan hadir bersama Rasulullah.

“Jangan diniatkan demi yang selain Rasulullah. Percayalah bahwa di majelis maulid Rasulullah ikut hadir dan duduk bersama,” pesan Habib Luthfi seperti disampaikan oleh panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kanzus Sholawat Angudi Barokahe Gusti (ABG), Undaan Lor, Kudus, Ahad (15/12/19).

Dengan niatan seperti itu, bagi siapapun yang hadir ke majelis maulid tidak akan kecewa. Selain itu, ia juga akan tetap mendapatkan pahala dan keutamaan lainnya.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi memang berhalangan hadir sebab ada urusan kenegaraan. Namun, seperti diinformasikan panitia Habib Luthfi telah sampai di Kanzus Sholawat ABG pada pukul 02.00 WIB untuk menitipkan pesan di atas.

Selain itu, Habib Luthfi juga berkirim salam dan mendoakan kepada seluruh jamaah yang hadir agar selalu diberi keselamatan dan rahmat oleh Allah.

Kendati tidak bersama Habib Luthfi, peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kanzus Sholawat Angudi Barokahe Gusti (ABG) itu tetap berlangsung khidmat. Meski juga diguyur hujan mulai awal hingga akhir acara, jamaah tetap berduyun-duyun datang dan khusyuk mengikuti rangkaian acara demi acara.

Sementara itu, KH. Masroni, mengatakan bersholawat bersama seperti pada acara di Kanzus ABG adalah keutamaan yang tidak tertandingi. Hujan yang mengguyur, kata dia, merupakan tanda bakal turunnya pertolongan Allah.

“Hujan kalau dalam istilah Jawa itu disebut Jawoh, memuat kata Ja’a Nashrullah, artinya telah datang pertolongan Allah,” sebutnya seraya diamini jamaah.

KH. Masroni kemudian menyampaikan beberapa keutamaan Bersholawat. Menurut dia, bersholawat adalah kebutuhan setiap orang sebab mengharap syafaat Nabi Muhammad.

“Jadi kita bersholawat itu sebenarnya bukan mendoakan Nabi, karena beliau sudah tidak butuh apa-apa. Justru sholawat kita itu adalah doa untuk kita sendiri ini supaya diberi limpahan nikmat dan kebaikan,” jelas KH. Masroni.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara Maulid Nabi di Kanzus ABG Undaan ini diwarnai pembacaan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya setelah pembacaan maulid selesai.

Rangkaian acara lainnya juga diadakan Kirab Merah Putih, Gambusan dan Pasar Rakyat yang digelar sejak satu Minggu sebelum puncak acara. (rid, adb, gie/ros)

Comments