
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Di Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Kudus terdapat sebuah bangunan bersejarah yang dulunya menjadi tempat ibadah Kanjeng Sunan Kudus.
Bangunan bersejarah yang dikenal dengan Masjid Langgardalem tersebut, diyakini oleh masyarakat sudah dibangun terlebih dahulu oleh Sunan Kudus sebelum Masjid Al Aqsha Menara.
Masjid Langgardalem berada sangat dekat dengan kawasan Menara dan Masjid Sunan Kudus, hanya sekitar 200 meter ke arah timur dari Jalan Menara Kudus.
Menurut juru pelihara masjid, Rizka, masjid ini didirikan pada masa yang hampir bersamaan atau bahkan sebelum berdirinya Masjid Al Aqsha (Masjid Menara Kudus).
“Masjid Langgardalem ini dibangun diwaktu yang hampir berdekatan atau bisa dibilang lebih dulu dibangun dari Masjid Menara,” jelasnya.
Rizka menjelaskan, Masjid Langgardalem memiliki luas sekira 400 meter persegi, dan bisa menampung hingga lebih dari 200 jamaah.
Bagi Anda yang memasuki Masjid Langgardalem, akan menjumpai tiga pintu masuk sekaligus. Di bagian dalam, ruang utama dibatasi oleh sebuah dinding berhias di sisi kanan dan kiri yang memisahkan area mengaji dari ruang salat. Dinding itu terbagi menjadi empat bagian, dan dihubungkan oleh tiga pintu sebagai akses masuknya.
Salah satu yang masih terjaga hingga kini, yakni terdapat empat sumber mata air yang berada di sekitar masjid.
Selain itu, ada satu sumber mata air yang dijadikan sebagai kullah (tempat wudlu), dua di antaranya dipendam untuk memperluas area masjid, dan satu kolam lainnya hanya bisa diketahui oleh ahli waris Kanjeng Sunan Kudus. (*)
Cintya Hidayatus Sholekah dan Mazidatul Chilmi, mahasiswa Prodi PBSI FKIP UMK.








































