
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan Suci Ramadan 1447 H, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Jepangpakis Jati Kudus menggelar acara bertajuk Ramadhan Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung Ahad (1/3/2026) diikuti sedikitnya 50 peserta dari berbagai cabang lomba.
Ketua PR IPPNU Jepangpakis, Tamiyal Wafa menjelaskan bahwa Ramadhan Fest 2026 merupakan bagian dari kaderisasi yang dinaungi IPNU dan IPPNU. “Kami ingin menjadi sarana untuk menggali minat dan bakat para pelajar desa Jepangpakis, sekaligus menjadi ruang bagi mereka dalam menampilkan potensi diri yang telah mereka miliki,” terangnya.
Terdapat lima jenis perlombaan yang dapat diikuti oleh peserta. “Kami mengadakan lomba pemilihan da’i cilik, lomba ghina arabi (melantunkan sholawat), lomba puisi religi, lomba tahfidz dari surah Ad-Duha hingga Al-Fatihah, serta lomba adzan dan iqamah,” beber Tamiyal.
Kegiatan ini diselenggarakan berpusat di MI NU Raudlatut Tholibin Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Tamiyal mengaku, lokasi tersebut cukup strategis untuk menyatukan enam dukuh yang ada di desa Jepangpakis.
“Lokasinya ada di tengah desa, jadi pas untuk menyatukan enam dukuh di desa Jepangpakis,” katanya.
Tamiyal juga menjelaskan bahwa sasaran peserta lomba dikhususkan untuk seluruh pelajar putra dan putri berdomisili dari desa Jepangpakis. “Kami buka bagi seluruh pelajar dari tingkat MI sampai MTs sederajat, dengan rentang usia 9 hingga 14 tahun dan berdomisili Jepangpakis,” tuturnya.
Ketua IPPNU Jepangpakis tersebut berharap melalui Ramadhan Fest 2026 ini para peserta mampu menjadi generasi yang religius, mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, serta memiliki adab dan sopan santun yang baik.
“Penilaian yang kami tanamkan dalam seluruh kategori lomba meliputi tentang adab, sportivitas, kreativitas, dan semangat mereka dalam meraih prestasi,” ungkapnya.

Selain itu, imbuh Tamiyal, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan eksistensi serta peran IPNU dan IPPNU kepada masyarakat terkhusus bagi para pelajar desa Jepangpakis.
“Para pelajar dapat mengetahui solidaritas IPNU dan IPPNU serta menumbuhkan ketertarikan bergabung dan aktif dalam kegiatan yang telah kami adakan,” jelasnya.
Diharapkannya, Ramadhan Fest ini mampu menjadi awal lahirnya kader muda yang percaya diri, berakhlak, dan siap meneruskan estafet perjuangan. Menurut Tamiyal, bergabung dengan organisasi IPNU dan IPPNU akan memberikan pengalaman yang luar biasa, manajemen acara, membangun kerja sama tim, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan baik.
“Tidak hanya komunikasi antaranggota internal, tetapi juga dengan masyarakat luas serta banom NU lainnya. Dari situ kami belajar mengemban tanggung jawab dengan baik,” tambah Tamiyal.
Kegiatan Ramadhan Fest 2026 PR IPNU-IPPNU Jepangpakis terlaksana dengan penuh antusiasme peserta serta dukungan dari wali peserta. Ramadan menjadi momentum dalam menghidupkan program kerja untuk menunjukkan roda organisasi mampu bergerak secara aktif dan progresif.
[Alya Zykratul Rahma, Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Prodi KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), UIN Sunan Kudus]







































