Makesta IPNU-IPPNU Lahirkan Pelajar Produktif, Kreatif dan Berdikari

0
441
Sekertaris NU Desa SIdorejo bapak Fatkhuddin saat membuka kegiatan Makesta dengan penyematan tanda anggota

BATANG, Suaranahdliyin.com – Tiga Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Desa Sidorejo, Desa Cepagan dan Desa Pejambon, Kecamatan Warungasem Batang mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) secara gabungan, Jum’at – Ahad (18-20/9/2020). Makesta yang bertempat  Madrasah Ibtida’iyyah Salafiyah (MIS) Desa dibuka dengan Apel dan Penyematan Tanda Peserta oleh Sekretaris Nahdlatul Ulama’ Desa Sidorejo. Fathuddin.

Dalam sambutannya, Fathuddin mengatakan Makesta sebagai jenjang kaderisasi NU pertama di kalangan pelajar supaya mampu melahirkan generasi NU mendatang. “Terutama generasi yang bisa menghidupkan NU di ranah Desa Desa,”ujarnya.

Ia mengharapkan pelaksanaan Makesta dapat benar-benar sesuai harapan. Tujuannya, para peserta memiliki militansi tinggi dalam ber-NU, produktif, kreatif dan mandiri (berdikari).

“Selamat bermakesta semoga menjadi kader militan,”tandas Fatkhuddin.

Panitia Pelaksana Zahrotul Aini melaporkan, bahwa kegiatan Makesta bertujuan untuk membentuk generesi pelajar yang produktif, kreatif dan berdikari. Kegiatan yang di ikuti 67 peserta ini, terdiri dari 28 IPNU dan 39 IPPNU.

“Seperti biasanya peserta diberikan materi dasar untuk memperkuat pondasi ke-NU-an, yaitu materi ke-Aswajaan, ke-NU-an, ke-IPNU IPPNU-an, Keorganisasian dan ditambahkan satu materi tentang Kesehatan”, ungkapnya.

Tak hanya soal materi yang didapat di ruangan, peserta juga diberikan kegiatan di luar ruangan (outdoor), agar peserta tidak bosan digempur materi terus menerus.

“Kami agendakan kegiatan outdoor dengan jelajah dan acustic music di malam terakhir kegiatan,” jelasnya.

Zahrotul Aini menjelaskan pelaksanaan Makesta ini sudah mendapatkan izin dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, bahkan Bintara Pembina Desa (Babinsa).

“Terutama restu dari sesepuh dan Kyai-kyai NU dari Desa Sidorejo, Desa Cepagan dan Pejambon”, tambahnya.

Di masa yang masih pandemi seperti ini, pihaknya mendapatkan izin dan juga pengawalan yang ketat dengan memperhatikan prosedur protokol kesehatan. Sesuai yang diarahkan oleh Pemerinah Desa, peserta dan panitia semaksimal mungkin menjalankannya dengan baik dan mematuhinya.

“Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penggunaan wajib makser dan hand sanitizer serta tetap jaga jarak kepada seluruh panitia dan juga peserta”, katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua Pimpinan Anak  Cabang (PAC) IPPNU Tatimatur Rizkiyah mengatakan, target utama dari pelaksanaan Makesta adalah untuk mengenal NU secara organisasi atau secara strukturalnya.

”Semoga kita semua siap meneruskan estafet perjuangan organisasi NU, dengan menjaga dan terus merawat eksistensi organisasi dengan sebagaimana semestinya”, ungkap Tatim.

Sesuai tema yang diusung pada kegiatan Makesta, Ia mengharapkan follow up dari kegiatan ini menghasilkan para anggota dan kader yang bisa meningkatkan daya cipta lebih menarik dan berwarna dalam mensyi’arkan nilai-nilai NU dalam ranah organisasi IPNU maupun IPPNU.

“Sehingga kita semua bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat, terutama di kalangan pelajar”, tegas Tatim. (Rahman Jaya/adb)

Comments