Ngaji Tafsir Al-Qur'an
Gus Hana Sya’roni Jelaskan Kategori Mukmin dalam QS. Al-Baqarah 1-5

0
1028
KH. Yusrul Hana Sya’roni

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Ngaji rutin tafsir Al-Qur’an Jumat Fajar yang ke-2 bersama KH Muhammad Yusrul Hana Sya’roni kembali berlangsung di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Jumat (11/02/2022). Pada pertemuan kedua ini, Gus Hana menyampaikan isi kandungan dari surat Al-Baqoroh ayat 1-5.

Disampaikan, surat Al-Baqoroh pada awal-awal surat menerangkan tentang perilaku orang mukmin, orang kafir dan juga orang munafik. Keutamaan surat Al-Baqoroh, kata Gus Hana adalah sebagai tsanamul qur’an atau puncaknya Al-Qur’an.

“Dalam sebuah hadis, Nabi mengucapkan, jangan menjadikan rumahmu sebagai kuburan, karena sesungguhnya setan tidak berani memasuki rumah yang dibacakan surat Al-Baqoroh,”terang putra ulama kharismatik KH. Sya’roni Ahmadi.

Dalam syarah ayat ke 2 surat Al-Baqoroh, Gus Hana menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah kalam Allah, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang menjadi mukjizat meskipun hanya satu surat.

“Artinya kalam Allah tidak ada campuran ucapan sedikit pun dari makhluk, murni kalamnya Allah,” jelasnya.

Selanjutnya, pada ayat ketiga, yang dimaksud orang mukmin dalam ayat tersebut adalah orang-orang yang percaya pada sesuatu yang gaib dan menginfaqkan Sebagian harta yang diberikan oleh Allah.

“Karena itu ada rukun iman, kita percaya Allah itu tunggal, kita percaya pada malaikat, pada hari kiamat, surga, hari pembalasan, kita semua belum pernah tahu tapi kita percaya,” ucapnya.

Lebih lanjut, pada ayat berikutnya juga dijelaskan Gus Hana bahwa orang mukmin adalah orang-orang yang mendirikan sholat dan memenuhi semua hak-hak sholat, termasuk rukun, syaratnya.

“Terkadang sholat itu berat, meskipun gerakan sholat seperti rukuk, sujud itu ringan. Tapi karena kita punya nafsu jadi terasa berat, karen nafsu suka yang enak-enak,” terangnya. (Hasyim/rid)

Comments