Muskerwil NU Jateng
PWNU Jateng Rangkum Aspirasi Hadapi Bonus Demografi

0
381
Ganjar Pranowo didampingi sejumlah tokoh mengetuk kentongan menandai pembukaan Muskerwil NU Jateng

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang kedua pada Kamis (10/02/2022) di Gedung PWNU Jawa Tengah, Semarang. Muskerwil kali ini dimaksudkan untuk mengevaluasi program kerja PWNU Jateng dan memperingati Harlah NU ke-99 Hijriyah.

“Kegiatan muskerwil ini diselenggarakan berdasarkan AD ART NU Jateng dan konferensi wilayah jateng, dengan tema yang diambil adalah Merawat Jagat, Membangun Peradaban,” kata Ketua panitia Muskerwil Jateng, KH Dr. Mahzun Mahfudz dalam sambutannya.

KH Mahzun juga menyampaikan bahwa agenda yang dibahas dalam Muskerwil kali ini adalah mengenai pelaksanaan program kerja PWNU Jateng periode 2018-2023 dan mencari solusi dari berbagai persoalan di masyarakat.

“Merangkum aspirasi warga NU dalam bentuk rekomendasi musyawarah kerja, membahas dan mencari solusi dari masalah agama, masyarakat atau negara, dan secara khusus memperingati harlah NU ke 99 Hijriyah dan 96 Masehi,” terangnya.

Hadir dalam acara Muskerwil, Pengurus PWNU jatang, Pengurus PCNU se-Jateng, Pengurus MWC se-Jateng, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beserta para jajarannya. Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perjuangan dan bantuan NU dalam dua tahun terakhir khususnya dalam penanggulangan pandemic Covid-19 serta bantuannya menstabilkan ekonomi masyarakat.

“PR kita belum selesai, bagaimana peran kita mejaga prokes, menstabilkan ekonomi dan juga mengajarkan edukasi kepada masyarakat luas,” kata Ganjar.

Selain itu, Ganjar turut mengajak para masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan spirit kebersamaan dan gotong-royong untuk bangkit dari persoalan global.

“Satu per satu pekerjaan kita dorong, mari kita tingkatkan lagi, saling menolong dan bangkit untuk menstabilkan ekonomi, dengan melibatkan peran para perempuan juga,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Ganjar berpesan untuk menjaga anak-anak dan generasi muda agar mampu membentuk karakter-karakter yang baik dan tidak terpengaruh paham-paham negatif dari luar.

“Bagaimana kita mengajarkan moderasi beragama, mengendalikan situasi sekarang sehingga bisa istiqomah dan konsisten, bukan tidak mungkin cita-cita kita nanti pada tahun 2045 agar ekonomi lebih stabil bisa tercapai,” imbuhnya.(Hasyim/rid)

Comments