Peringati Harlah NU, KBPW-Lesbumi Pentaskan Seni Tutur Tentang Kayu Naga Muria

0
900
Seni Tutur Tsummakala (dok. KBPW)

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) bersama Lesbumi NU Kudus mementaskan seni tutur tentang Kayu Naga Muria. Acara tersebut digelar secara virtual dalam rangka memeringati hari lahir ke-95 Nahdlatul Ulama, Senin (01/01/21).

Ketua KBPW Muchammad Zaini mengatakan seni tutur ini menggunakan media wayang sebagai pengantar dongengnya. Hanya saja, musik dan gendingnya menggunakan aliran kontemporer yang dipadukan dengan salawat.

“Melalui seni tutur ini kami ingin agar masyarakat, khususnya generasi muda semakin familiar dengan cerita rakyat dan salawat,” ujarnya.

Zaini menamai program seni tuturnya dengan sebutan “Tsummakala”. Pada kesempatan tersebut, ia menceritakan bahwa Kayu Naga Muria adalah mitos masyarakat Muria tentang Pohon Pakis Haji.

“Pohon itu dipercaya bisa menjadi pengusir hama tikus dan dikenalkan pertama kali oleh Sunan Muria,” ujar Wakil Ketua Lesbumi NU Kudus ini.

Cerita-cerita folklore seperti ini, imbuh Zaini, penting sekali dikenalkan kepada publik sebagai khazanah yang menarik bagi pemajuan kebudayaan lokal. Utamanya bagi kaum Nahdliyin yang gerakan dakwahnya mengarus pada kultur masyarakat pada umumnya.

“Banyak sekali bahan folklor yang bisa digarap oleh seniman Nahdliyin untuk digaungkan kembali ke kencah global,” sebutnya.

Adapun pementasan selengkapnya bisa ditonton di Channel YouTube Kampung Budaya Piji Wetan atau link berikut ini Seni Tutur Tsummakala “Kayu Naga Muria” || KBPW Indonesia

(rls/rid)

Comments