Sentuh Kebijakan Pemerintah Pusat, DPP FKDT Akan Kumpulkan 100 Ribu Guru Madin di Jakarta

0
1094
Ketua Umum DPP FKDT KH. Lukman Hakim menyampaikan sambutan pelantikan FKDT Purbalingga

PURBALINGGA, Suaranahdliyin.Com – Dalam upaya menyentuh kebijakan pemerintah yang berpihak terhadap guru madrasah Diniyah (madin), Dewan Pimpinan Pusat PP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) akan menyelenggarakan perhelatan tingkat nasional bertajuk pertemuan Akbar di Jakarta. Mereka akan mengumpulkan 100 ribu guru madin seluruh Indonesia dalam acara puncak peringatan hari lahir (harlah) ke-12 FKDT

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah,KH Lukman Hakim menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan Pembukaan dan Pengarahan dalam rangka Pelantikan dan Rakercab 1 DPC FKDT Kab Purbalingga, pada hari Ahad (9/2/2025) di aula PLHUT Kemenag Kab Banjarnegara..

Menurut KH. Lukman Hakim, kebijakan pemerintah di tingkat pusat perlu disentuh dengan pergerakan secara masif di tingkat nasional. Hal tersebut tidak terkecuali kebijakan yang berpihak kepada guru Madin se Indonesia perlu kita sentuh dengan pergerakan di Jakarta sebagai pusat pemerintahan Indonesia saat ini.

“Madin di Indonesia sesungguhnya memiliki potensi yang besar dengan jumlah yang tersebar di seluruh pelosok negeri Indonesia. Oleh karena itu FKDT sebagai organisasi yang membawahi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) memilki struktur yang jelas sampai di tingkat Madin, “ujarnya.

Namun demikian, lanjut dia, kekuatan dengan jumlah yang banyak tersebut kurang terhitung oleh para pengambil kebijakan di tingkat nasional. “Oleh karena bulan Mei 2025 kita mau merencanakan pertemuan show Akbar di Istora Senayan Jakarta sebagai acara puncak Harlah FKDT ke 12,”tandas H.Lukman Hakim.

Pengurus FKDT Purbalingga terlantik

Ia mengungkapkan beberapa daerah perkembangan FKDT sudah dapat bersinergi dengan Pemda setempat, termasuk dengan kebijakan daerah yang berpihak kepada guru Madin. Di Purbalingga, ia menyebut Pemdanya   sudah bagus memilki perhatian kepada guru Madin dengan insentif yang rutin setiap bulan Rp 150 ribu.

“Oleh karena itu, FKDT diharapkan bisa membantu program pemerintah daerah sebagai bagian dari simbiosis mutualisme.Namun demikian untuk tingkat nasional perlu pergerakan bersama seluruh guru Madin se Indonesia,”lanjut Wakil Sekjen PBNU.

Ketua Kalam UIN Wali Songo ini mengharapkan Purbalingga bisa mengerahkan guru Madin setiap kecamatan satu bus untuk menghadiri Harlah FKDT di Jakarta nanti.

“Saat harlah, kita akan tunjukkan bahwa Madin memiliki kekuatan yang terstruktur sampai dengan tingkat desa. Dengan pergerakan yang besar di Jakarta maka eksistensi MDT tidak dipandang sebelah mata oleh pejabat publik di tingkat nasional,”imbuh KH Lukman Hakim.

Sejumlah tokoh menghadiri pelantikan FKDT Purbalingga

Turut hadir dalam kegiatan Pelantikan dan Rakercab 1 DPC FKDT Purbalingga, Kepala Kantor Kemenag Kab Purbalingga,KH Zahid Hasani sekaligus memberikan sambutan. Dalam sambutannya Gus Zahid panggilan akrab KH Zahid Hasani, menyampaikan bahwa Kemenag siap untuk bersinergi dengan FKDT. ” Kami siap bersinergi dengan FKDT untuk beberapa kegiatan yang terkait dengan Madin,” kata Sekjen DPW FKDT Jawa Tengah.

Selain Kepala Kantor Kemenag Kab Purbalingga, hadir juga dalam forum tersebut,Kabag Kesra Setda Purbalingga yang mewakili Bupati sekaligus memberikan bantuan untuk FKDT Purbalingga. Ketua PC NU juga turut hadir bersama dengan undangan lainnya termasuk Ketua RMI Kab Purbalingga. Sementara perwakilan FKDT Kecamatan hadir masing-masing 3 orang.

Kegiatan Pelantikan dan Rakercab DPC FKDT Kab Purbalingga juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPW FKDT Jawa Tengah, Akhmad Sururi yang mewakili Kyai Abdul Rohman sebagai Ketua karena berhalangan hadir. Akhmad Sururi juga mendapatkan amanat dari Ketua Umum DPP FKDT untuk melantik pengurus DPC FKDT Kab Purbalingga masa khidmat 2024 – 2029.(rls/adb)

Comments