Pertahankan Tradisi Tadarus Tanpa Pengeras Suara

0
2497
Suasana tadarus al-Quran di Pondok Paris Desa Padurenan.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Setiap kali Ramadan, masjid-masjid dan musala selalu disemarakkan oleh aktivitas tadarus al-Quran. Umumnya, tadarus dilakukan dengan menggunakan pengeras suara.

Namun di Pondok Paris, Desa Padurenan, Kecamatan Gebog ini, tadarus dilakukan dengan sungguh berbeda, yakni tidak menggunakan pengeras suara. Tradisi tadarus tanpa menggunakan pengeras suara, itu masih diuri-uri hingga kini.

‘’Di beberapa tempat di Desa Padurenan ini sudah ada yang menggunakan pengeras suara saat tadarus. Namun di Pondok Paris ini, tetap mempertahankan melakukan tadarus tanpa menggunakan pengeras suara,’’ ujar Qomar, salah satu warga Desa Padurenan.

Tadarus di Pondok Paris ini, dilakukan dengan membaca secara bergiliran sebagaimana umumnya tadarus dilakukan. Hanya saja, menjadi unik lantaran masyarakat bertahan dengan tradisinya; tadarus tanpa pengeras suara. (gie/ ros)

Comments