
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Belum lama ini, tepatnya pada Jum’at (28/11/2025) lalu, Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus menyelenggarakan pemucak rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-100 Tahun.
Hadir di antara lebih dari 700 undangan, antara lain KH Mc Ulinnuha Arwani, KH M Ulil Albab Arwani, KH M Arifin Fanani, KH Hasan Fauzi, KH Hasan Bisri, KH Ahmad Arwan, KH Syuaib Amin, KH Nur Khamim, KH Himam Awaly, KH Shomadi.
Nampak pula Drs KH Noor Badi, Dr KH Abdul Muhayya, Drs Revlisianto Subekti, H M Hilmy, H Deka Hendratmanto, Prof Dr H A Hilal Madjdi, Prof Dr Abdurrohman Kasdi, Prof Dr Ihsan, H Muhtamat serta undangan lain kantor dinas, instansi/ kantor mitra, hingga tetangga di masing-masing tingkatan di bawah naungan Yayasan TBS Kudus.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Drs Revlisianto Subekti, yang hadir mewakili Bupati Kabupaten Kudus, Dr Ars Sam’ani Intakoris ST MT.
Di depan masyayikh (kiai), ustaz dan tamu undangan yang hadir, Revlisianto Subekti menyampaikan, bahwa Madrasah TBS Adalah rumah ilmu yang penuh berkah.
“Para guru dan kiai mendidik bukan hanya dengan kata, tetapi dengan keteladanan,” kata Revlisianto Subekti membacakan sambutan tertulis Bupati.
Disampaikan lebih lanjut, Madrasah TBS Adalah ruang, di mana ilmu berpadu dengan adab, dan akal disinari dengan iman.
“Saya berharap, di Tengah perubahan dunia yang begitu cepat, yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi dan perubahan social, Madrasah TBS mampu menjaga nilai-nilai salaf, memperkuat peran social, serta meneguhkan khidmah bagi umat dan bangsa,” terang Bupati Kudus dalam sambutan tertulisnya menambahkan. (ros/ adb, mail, gie)







































