Lewat LKD, Fatayat NU Kudus Siapkan Calon Pemimpin Masa Depan

0
58
Ketua PC Fatayat NU Kudus Hj. Farida membuka LKD di Dawe

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Hingga kini, Pimpinan Cabang NU Kabupaten Kudus terus melakukan pendampingan pelaksanaan Larihan Kader Dasar (LKD) di sejunlah Pimpinan Anak Cabang (PAC). Hal ini sebagai upaya menyiapkan calon pemimpin masa depan melalui penguatan ideologi, kepemimpinan, dan integritas kader.

Demikian yang disampaikan Ketua PC Fatayat NU Kudus, Hj Farida saat membuka kegiatan LKD PAC Fatayat NU Kecamatan Dawe yang digelar Ssbtu dan ahad (26 dan 28/6/2026). Kegiatan mengusung tema “Menguatkan Ideologi dan Kepemimpinan Kader Fatayat NU Menuju Organisasi yang Berdaya, Berdampak, dan Mendunia”.

Hj Farida, mengatakan bahwa peserta LKD menerima materi Ke-NU-an dan Aswaja, Kefatayatan, kepemimpinan dan keorganisasian, komunikasi, kesetaraan gender, digitalisasi organisasi, serta kewirausahaan. Materi tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk kader Fatayat yang militan, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap organisasi.

“Peserta LDK adalah calon pemimpin di masa yang akan datang. Karena itu, mereka perlu dibekali pengetahuan, ideologi, dan kepemimpinan agar menjadi kader yang solid dan siap berkhidmah,” ujarnya.

Menurut Farida, materi yang diberikan dalam LKD bertujuan memperkuat ideologi dan nilai-nilai keorganisasian sebagai modal utama kader dalam menjalankan peran dan pengabdian di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan LKD secara serentak di berbagai kecamatan di Kudus merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menyiapkan kader-kader Fatayat NU yang tangguh dan siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi, “tandasnya.

Sementara itu, Ketua MWC NU Kecamatan Dawe, Muh Nurul Amin, menegaskan bahwa kegiatan kaderisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas kader serta membentuk kader yang tangguh, berakhlak, dan loyal terhadap organisasi.

Menurutnya, peserta LKD yang hadir saat ini merupakan calon-calon pemimpin Fatayat NU di masa mendatang. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh.

“Peserta LKD yang hadir hari ini adalah calon-calon pemimpin Fatayat NU pada masa yang akan datang. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan ditempa melalui proses belajar, pengabdian, dan pengalaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Fatayat NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Karena itu, kader Fatayat harus menjadi kader yang militan, berintegritas, dan siap mengabdikan diri kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan agama, ” tegasnya.

LKD Dawe diikuti puluhan peserta dari utusan Pimpinan Ranting dan pengurus PAC Fatayat.(Mafda/adb)

Comments