
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Dawe menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada Jum’at (26/6/2026) dan Ahad (28/6/2026) di Gedung NU setempat. Kegiatan tersebut diikuti 51 peserta yang terdiri atas pengurus PAC Ancab Dawe dan pengurus ranting se-Kecamatan Dawe.
Kegiatan dibuka oleh Ketua MWC NU Kecamatan Dawe, Muh Nurul Amin. Hadir dalam pembukaan jajaran MWC NU Dawe, PAC Muslimat NU, Ketua NU Care-LAZISNU Dawe, Kasatkoryon Banser, PAC IPPNU, Dewan Pembina, serta Dewan Kehormatan Fatayat NU Dawe.
Ketua PAC Fatayat NU Dawe, Yuliana Kurniawati, menegaskan bahwa Latihan Dasar Kepemimpinan merupakan bagian penting dari proses kaderisasi organisasi.
“Latihan Dasar Kepemimpinan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah proses kaderisasi yang sangat penting. Organisasi yang kuat lahir dari kader-kader yang memiliki ideologi yang kokoh, wawasan yang luas, kemampuan memimpin, serta semangat pengabdian yang tinggi,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Menurutnya, Fatayat NU membutuhkan kader-kader perempuan muda yang siap belajar, siap berproses, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kader Fatayat dituntut menjadi perempuan yang cerdas, tangguh, dan tetap menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk membangun solidaritas, memperkuat kepemimpinan, dan menumbuhkan semangat pengabdian,” katanya.
Ia menambahkan, tema LDK tahun ini, “Menguatkan Ideologi dan Kepemimpinan Kader Fatayat NU Menuju Organisasi yang Berdaya, Berdampak, dan Mendunia”, menjadi pijakan bagi kader Fatayat untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan kontribusi terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Yuliana berharap lahir kader-kader perempuan yang memiliki integritas, militansi, dan kemampuan kepemimpinan sebagai bekal dalam melanjutkan perjuangan organisasi di masa mendatang.(mafda/adb)










































