Pelepasan 2.274 Mahasiswa KKN
Serahkan Bibit Pohon, Rektor UIN Sunan Kudus Minta Mahasiswa KKN Jadi Penggerak Kesadaran Ekologis 

0
43
Rektor UIN Sunan Kudus Abdurrahman Kasdi menyerahkan secara simbolik bibit pohon kepada mahasiswa KKN

KUDUS,Suaranahdliyin.com -, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus secara resmi melepas 2.274 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan diterjunkan ke 162 desa/kelurahan di 12 kecamatan, meliputi 9 kecamatan di Kabupaten Kudus dan 3 kecamatan di Kabupaten Pati, Rabu (28/7/2026).

Mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi”, pelepasan KKN tahun ini ditandai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan 12 kecamatan sebagai wujud komitmen UIN Sunan Kudus dalam mendorong pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Bibit pohon tersebut menjadi simbol bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak kesadaran ekologis di desa-desa melalui implementasi konsep ekoteologi, yakni memandang pelestarian alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., menegaskan bahwa simbol penyerahan bibit pohon bukan sekadar seremoni, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui aksi nyata selama pelaksanaan KKN.

“Program Internalisasi Ekoteologi ini menindaklanjuti Asta Protas Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Melalui penyerahan bibit pohon ini, saya berharap mahasiswa menjadi inspirator di desa-desa untuk mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan, “ujarnya.

“Tokoh agama dan kita masyarakat yang bergerak di bidang keagamaan memiliki andil besar dalam menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama,”sambung Rektor.

Abdurrohman Kasdi juga mengingatkan bahwa mahasiswa merupakan duta UIN Sunan Kudus yang membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diminta mengoptimalkan potensi desa, membangun kolaborasi dengan masyarakat, serta memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan potensi lokal.

“Explore potensi desa masing-masing. Angkat keunggulan desa melalui media sosial dengan narasi yang positif. Jangan menyebarkan ujaran kebencian atau informasi negatif. Publikasikan hal-hal baik agar potensi desa semakin dikenal dan memberi manfaat bagi masyarakat,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kudus, Dr. Abdul Karim, S.S., M.A., menjelaskan bahwa KKN Tahun 2026 dirancang sebagai bentuk pengabdian yang menjawab tantangan pembangunan desa sekaligus isu keberlanjutan lingkungan.

“Program KKN Tahun 2026 ini dirancang tidak hanya sekadar kegiatan rutin pengabdian, tetapi merupakan langkah konkret universitas dalam merespons isu-isu ekologis dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui tema Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi, kami mendorong mahasiswa untuk hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep ekoteologi menekankan bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan alam adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah dan tanggung jawab keimanan.

“Kami berharap para mahasiswa dapat memadukan keilmuan akademis dengan nilai-nilai spiritual keagamaan untuk menggali serta mengoptimalkan potensi lokal desa, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun pemeliharaan lingkungan hidup secara berkelanjutan,”ujarnya

Sebagai penutup rangkaian acara, pelepasan mahasiswa KKN Tahun 2026 ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Pelepasan balon dilakukan oleh Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., didampingi Wakil Rektor I, Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU), para dekan, serta Ketua dan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kudus. (rls/adb)

Comments