Mahasiswa KKN UMK Edukasi Kelola limbah Plastik jadi Paving Block di Desa Jatirejo

0
34
Mahasiswa KKN UMK praktik pengelolaan limbah plastik jadi paving block

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muria Kudus (UMK) Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan edukasi pengelolaan limbah plastik dan praktik pembuatan paving block di Lapangan Voli Desa Jatirejo, Dukuh Jati, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, pada Sabtu, (8/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang terdiri atas Karang Taruna, perangkat desa, RT, RW, dan masyarakat Desa Jatirejo.

Menurut koordunator KKN Alfonso Danuarta, kegiatan dilaksanakan bersama Pemerintah Desa Jatirejo dan Karang Taruna sebagai bentuk upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik. Hal ini berdasarkan permasalahan limbah plastik yang masih perlu dikelola dengan baik di lingkungan masyarakat.

“Tim KKN UMK mengedukasi sekaligis memperkenalkan cara memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna.” tandasnta.

Alfonso mengharapkan masyarakat tidak hanya memahami pentingnya mengurangi sampah plastik, tetapi juga mengetahui bahwa limbah tersebut dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengolahan tertentu.

“Pada kesemoatan itu, kami mengajak praktik pembuatan paving block. Bahan yang digunakan dalam praktik meliputi sampah plastik jenis PET dan HDPE, pasir yang telah disaring, serta oli bekas. Komposisi yang digunakan dalam praktik terdiri atas 70% sampah plastik, 10% pasir, dan 20% oli bekas. Proses pembuatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan bahan, pencacahan plastik, pemanasan, pencampuran bahan, pencetakan, hingga pendinginan.”ujarnya.

Dalam proses praktik, Tim KKN mengalami beberapa kali trial and error hingga akhirnya berhasil menghasilkan paving block. Proses tersebut menjadi pengalaman langsung bagi peserta untuk mengetahui bahwa pemanfaatan limbah plastik membutuhkan ketelitian dalam proses pengolahan dan pencampuran bahan.

“Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengamati dan mengikuti proses pembuatan secara langsung serta berdiskusi mengenai pengolahan limbah plastik menjadi paving block.”tutur Alfonso. (david ananda putra/adb)

Comments