KH Zainuddin Jazuli, Pengasuh Pondok Ploso Wafat

0
180
KH Zainuddin Djazuli, pengasuh Pondok Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri

KEDIRI, Suaranahdliyin.com – Inna lilillahi wa inna ilaihi raji’un. Umat Islam Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, KH Zainuddin Djazuli, pengasuh Pondok Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, wafat.

Ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (10/7/2021) siang. “Nyuwun ziadah doa kagem beliau, keluarga, sedaya pengasuh lan santri-santri saha alumni,” tutur H Misbahul Munir, wakil ketua PWNU Jawa Timur. Kabar duka ini pun dengan cepat beredar di media sosial, WhatsApp.

KH Zainuddin Djazuli adalah salah satu rujukan di lingkungan NU. Sang kiai tercatat di jajaran Syuriah PWNU Jawa Timur Dan juga di PBNU.

Ia juga menjadi tempat meminta nasihat sejumlah pimpinan di Jawa Timur. Sejak masa kepemimpinan Gubernur Jawa Timur, Basofi Sudirman, Imam Utomo, Soekarwo hingga Khofifah Indar Parawansa sekarang ini.

Gus Dien -sapaan KH Zaenudin Djazuli- semasa hidup disibukkan dengan aktivitas mengajar di Pondok Ploso.

Bakda subuh mengajar Asymuni Sarah Al fiyah (ilmu lughot). Sore mengajar Fathul Qarib (fikih), Ta’lim Muta’allim (moral), Bidayah (tasawuf dasar), dan Bakda Maghrib mengajar Ihya’ Ulumuddin (tasawuf), Shahih Muslim (hadis).

Di NU, pada 1984, ketika NU memutuskan kembali ke khittah 1926, Gus Dien masuk Golkar dan menjadi Jurkamnas partai tersebut sampai 1998.

Pada 1992, dalam Muktamar NU Cipasung, ketika Gus Dur mau dijegal oleh penguasa (Soeharto), Gus Dien berada di garda terdepan mendukung Gus Dur habis-habisan.

Tahun 1998-1999, ia ikut mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjadi jajaran dewan Syura pusat. Dan di tahun 2010-an, ia ikut mendirikan PKNU.

Sedang kiprah dan perjuangannya untuk bangsa dan masyarakat, pada 1960 – 1966, Gus Dien memimpin konfrontasi langsung dengan PKI. Tahun 1975-1985, mendirikan bangunan Yasir Arafat disusul Al Falah 2.

Tahun 1992, sang kiai mendirikan KBIH. Tahun 1995 menggagas pendirian Poliklinik pondok, dengan konsep pendanaan gotong royong seluruh santri. Dan dari 1999 sampai sekarang, KH Zainuddin Jazuli tercatat masuk di jajaran Majelis Syariah DPP PPP. (aji setiawan/ adb, ros, rid)

Comments