FKPT Jawa Tengah Gelar ToT Guru Pelopor Moderasi Beragama

0
209
ToT guru pelopor moderasi beragama

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Bertempat di gedung PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah belum lama ini menggelar Trainign of Trainer (ToT) Menjadi Guru Pelopor Moderasi Beragama bertajuk “Moderasi Beragama sebagai Strategi Pencegahan Terorisme”, sekaligus lomba video pendek sosiodrama moderasi beragama.

Menurut FKPT Jawa Tengah, Prof Dr Syamsul Ma’arif, pasca covid-19 harus disiasati dengan manajemen kreatif dan inovatif, dengan tetap protokol kesehatan, untuk membangun bersama negara ini terutama untuk menghadapi gelombang radikalisme pemikiran.

“Sekarang kita menuju era disruption. Gadget society telah menggeser paradigma-paradigma yang seharusnya menjadikan Indonesia yang majemuk, toleran, harus memiliki nilai-nilai multikultural, respect di antara kita, namun gelombang radikalisme telah diinfiltrasi oleh aktor-aktor radikalisme melalui learning resources media yang selalu berkembang luar biasa,” katanya.

Bahkan Prof Syamsul mengemukakan, sebuah riset menyebut learning resources media, secara tidak langsung memberi sebuah perubahan mendasar. Dari yang sifatnya toleran menjadi intoleran, dan akhirnya ada migrasi yang harusnya toleran menjadi radical group, dan menuju kepada terorisme.

Oleh karena itu, sebagai wujud pencegahan, dia mengajak guru yang hadir menjadi role model kontra narasi dan kontra radikalisasi di tengah gelombang radikalisme, sehingga muncul respect, saling memahami, guyub, rukun, dengan cara pandang agama-agama yang moderat.

“Agama moderat itu bukan agama yang aneh-aneh, namun agama yang bukan kanan bukan kiri, tapi mempertemukan, penuh hikmah dan kemaslahatan. Inilah era keterbukaan yang harus kita isi dengan dialog-dialog, di situlah kita bisa sinergi bersama. Maka di sinilah FKPT dan BNPT berikhtiar menjaga dan merawata kebhinekaan dengan cara pandang yang moderat di tengah masyarakat yang multikultural,” tuturnya.

Para guru mengikuti ToT guru pelopor moderasi beragamamengikut

Kasubdit Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kol Mar Edy Cahyanto SE MM, mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya membekali pemahaman pencegahan terorisme kepada para guru melalui penguatan moderasi bergama di sekolah. “Sekaligus sebagai upaya menggerakkan para guru bersama-sama membuat video pembelajaran moderasi beragama,” katanya.

Terorisme, jelas Kol Mar Edy Cahyanto, merupakan ancaman nyata bagi kedamaian Indonesia saat ini. “Perlu dicatat, pelaku terorisme ada yang tinggal di tengah masyarakat, mereka membaur dalam kehidupan kita sehari-hari, bahkan tidak mungkin ada di tengah-tengah lembaga pendidikan kita,” tegasnya dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati Semarang, H M Basari ST MSi. (ibda/ ros, adb, rid)

Comments