Disiarkan Lebih dari 500 Media, Peringatan HSN 2021 Raih MURI

0
408
Gus Rozin menerima sertifikat MURI

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Upaya tanpa lelah yang dilakukan Rabithah Ma’had Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) dalam memeringati Hari Santri Nasional (HSN) 202, berbuah manis.

Tak hanya itu, antusias seluruh santri di Indonesia dalam mengikuti siaran langsung kegiatan itu, sehingga Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mengganjar dengan sertifikat rekor MURI kategori ‘Peringatan Hari Besar Keagamaan dengan Siaran Langsung Media Terbanyak’.

“Pada peringatan Hari Santri kali ini, saya bangga sekali. Dan saya yakin arwah Gus Dur jika melihat ini juga akan bangga karena di sini adalah keluarga besar NU,” kata Ketua Umum MURI, Jaya Suprana dalam sambutannya di acara malam puncak Amanat HSN 2021, Jumat (22/10/2021) malam.

Penyerahan sertifikat rekor MURI itu diserahkan kepada Ketua RMI-PBNU KH Abdul Ghofar Rozin dan disaksikan langsung oleh ketua PBNU Said Aqil Siradj.

Selain itu, NU juga disebut Jaya Suprana telah memecahkan rekor dunia. “Peringatan HSN 2021 makin semarak, karena NU (tidak hanya) telah menciptakan rekor baru dan rekor Indonesia, tapi rekor dunia,” ungkapnya.

Diakui oleh Jaya Suprana, peringatan hari besar keagamaan yang diselenggarakan oleh RMI-PBNU itu diikuti oleh lebih dari 500 media. “Hal ini memang, karena (selain di Indonesia) di dunia belum pernah ada kegiatan hari besar keagamaan dengan siaran langsung lebih dari 500 media,” jelasnya sembari menyebut NU sebagai lembaga terbesar di dunia ini.

Gus Rozin, mengutarakan, bahwa beberapa pekan yang akan datang, pihaknya akan meluncurkan Gerakan Pesantren Asuh. “Ada banyak santri yang ditinggal wafat para walinya, ada banyak di luar santri juga ditinggal wafat para walinya. Kami berinisiatif membuat gerakan untuk menghimpun pesantren-pesantren atau siapapun, yang punya kepedulian untuk men-support para yatama di pesantren, dan mengajak yatama yang belum di pesantren tetapi ditinggal oleh para orang tuanya selama pandemi untuk belajar di pesantren,” ungkapnya.

Sementara itu, pada malam puncak tersebut, RMI PBNU juga meluncurkan program Beasiswa Talent Santri yang langsung dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (mail, gie, ros, ris/ luh, adb)

Comments