Melalui Minggu Hijau
Kresek.id Ajak Anak Isi Liburan dengan “Piknik Ceria, Berkarya dan Cinta Lingkungan” 

0
52
Anak-anak antusias mengikuti Minggu Hijau di taman seberang Perpustakaan Kabupaten Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sebuah event menarik digelar oleh Kresek.id pada Ahad (5/7/2026) pagi. Komunitas yang fokus pada edukasi lingkungan melalui berbagai kegiatan kreatif, kolaboratif, dan ramah anak ini, mengisi liburan anak dengan menggelar “Minggu Hijau”.

Antusiasme anak-anak dari berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Kudus, sangat tinggi dalam mengikuti Minggu Hijau yang dilangsungkan di taman Seberang Perpustakaan Kabupaten Kudus itu.

Pada kesempaatan itu, Minggu Hijau pun menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dalam mengisi liburan sekolah, dengan mengusung tema “Piknik Ceria, Berkarya, dan Cinta Lingkungan”.

Pada kegiatan yang diikuti anak-anak usia 6–12 tahun itu, anak-anak diajak mengenal pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.

“Anak-anak belajar memanfaatkan botol plastik bekas menjadi karya yang bermanfaat, seperti tempat pensil dan gangsing, sekaligus memahami bahwa barang yang dianggap sampah masih dapat memiliki nilai guna,” terang Faesal Adam, koordinator Kresek.id.

Selain sesi kerajinan, peserta juga mengikuti edukasi lingkungan, permainan interaktif yang menyenangkan, aktivitas mewarnai bertema lingkungan, serta permainan pilah sampah yang dikemas secara ringan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Pada Minggu Hijau itu, panitia juga mengajak setiap peserta membawa sedekah sampah, berupa botol plastik atau bahan daur ulang yang masih layak digunakan. Gerakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan memilah dan mengumpulkan sampah sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari hal besar. Melalui aktivitas yang sederhana dan menyenangkan, mereka dapat memahami bahwa barang bekas bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai serta mulai mencintai lingkungan dari kebiasaan sehari-hari,” lanjut Faesal Adam menambahkan.

Foto bersama usai acara

Dan yang terpenting, ungkap Faesal Adam lebih lanjut diamini para aktivis Kresek.id, bahwa kegiatan yang diikuti sebanyak 30 peserta ini, tidak sekadar untuk menghasilkan karya, tetapi anak-anak juga dilatih mandiri, lebih percaya diri, bekerja sama, dan berani menunjukkan hasil kreativitas mereka di hadapan teman-teman.

“Kami berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan lebih banyak ruang belajar kreatif bagi anak-anak, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya. (ros/ gie, adb, rid)

Comments