Fatayat NU Desa Piji Santuni 35 Anak Yatim Piatu

0
39
PR Fatayat NU Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus saat menggelar santunan anak yatim piatu

 

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Memeringati Muharram 1448 Hijriah, Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar santunan bagi 35 anak yatim piatu se-Desa Piji di Masjid Miftahul Huda, Dukuh Pojok (RW 02), Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Fatayat NU, para donatur, tokoh agama, Wakil Ketua Muslimat NU Desa Piji, serta masyarakat setempat. Santunan menjadi bagian dari kepedulian sosial Fatayat NU dalam menyemarakkan bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.

Ketua PR Fatayat NU Desa Piji, Khotimah, mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Namun, pada peringatan Muharram tahun ini, cakupan penerima manfaat diperluas dengan mengundang seluruh anak yatim piatu se-Desa Piji.

“Biasanya santunan hanya diperuntukkan bagi anak yatim di RW tempat kegiatan berlangsung. Pada momentum Muharram ini, kami mengundang 35 anak yatim piatu dari seluruh Desa Piji. Semoga kegiatan ini dapat membantu meringankan kebutuhan mereka, memberikan kebahagiaan, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” terangnya.

Khotimah juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan seluruh sahabat Fatayat NU yang telah menyalurkan sedekahnya sehingga kegiatan santunan dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh donatur dan sahabat Fatayat NU yang telah berbagi rezeki. Semoga sedekah yang diberikan menjadi amal saleh yang diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Muslimat NU Desa Piji, Mukaromah, berharap Fatayat NU semakin aktif menggelar kegiatan sosial serta terus memperkuat kekompakan organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Semoga ke depan Fatayat NU Desa Piji semakin solid, semakin semangat, dan terus istiqamah memperjuangkan agama melalui berbagai kegiatan sosial. Sinergi Fatayat dan Muslimat juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial dan ukhuwah di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sedang Kiai Abdurrahman, dalam mauidhohnya menyampaikan tentang keutamaan menyantuni anak yatim. Menurutnya, mereka yang membahagiakan anak yatim dengan kasih sayang, perhatian, dan kepedulian akan memperoleh kebahagiaan dari Allah di dunia maupun di akhirat.

Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menampakkan sedekah dalam rangka memberi teladan dan menginspirasi orang lain agar ikut berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim piatu. (naimah/ adb, ros, rid)

Comments