Cegah Kekerasan, Mahasiswa PAI UIN Walisongo Ajak Rohis se-Semarang Semaikan Moderasi Beragama 

0
233
Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama bagi Rohis SMk /SMA se Semarang, pekan lalu

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Menyikapi masih adanya perundungan di lingkungan sekolah, dosen muda PAI berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (PAI UIN) Walisongo untuk pengabdian masyarakat menyelenggarakan sarasehan Penguatan Moderasi Beragama bagi Pengurus Rohani Islam (Rohis) tingkat SMA dan SMK se-Kota Semarang, Jum’at (23/9/2022).

Sekretaris Jurusan PAI Kasan Bisri menegaskan penguatan moderasi beragama bisa menjadi obor penerang wawasan keilmuan untuk memahami bulliying agar tidak diteruskan.

“Bibit-bibit kekerasan ini harus dihentikan sejak dini jangan sampai ini menjadi kebiasaan yang buruk bagi generasi mendatang.”ujarnya.

Pengurus Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Semarang Mukhamad Zulfa mengatakan moderasi beragama tak bisa berdiri sendiri. Setidaknya tiga pilar at-tawassuth (moderat), at-tawazun (seimbang) dan al-i’tidal (adil) harus berjalan beriringan.
“Dengan tiga pilar ini akan tumbuh prinsip tasamuh (toleran), amar ma’ruf nahi munkar serta menguatkan ukhwah wathaniyyah dan insaniyyah.”teranganya.

Zulfa menguraikan ayat 110 Ali Imran sebagai landasan khaira ummah lanjutan dari tegaknya prinsip-prinsip kehidupan tadi menyaratkan tu’minuna billahi (beriman kepada Allah). “Pondasi beriman kepada Allah inilah yang perlu ditegakkan untuk bisa menancapkan pilar-pilar kehidupan bermasyarakat.”tegasnya.

Narasumber kedua Luthfi Rahman, menekankan generasi milenial untuk cerdas dalam menggunakan media sosial guna mencegah penyebaran paham radikalisme secara virtual. Ditegaskan, media sosial hari ini memudahkan akses instan namun, rentan sebagai lahan subur persemaian paham ekstrimisme keagamaan.

“Jadi, ini saatnya menunjukkan peran kalian sebagai siswa untuk ikut berpartisipasi aktif memberikan kedamaian di ruang virtual,”terang Sekretaris Rumah Moderasi Beragama (RMB) UIN Walisongo Semarang.

Sarasehan ini berlangsung selama sehari kemudian dilanjutkan Sabtu, (24/9) dengan field trip ke masjid dan tempat lain untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta pentingnya moderasi beragama.

Selain sarasehan ini, dalam rangka memperingati harlah Ke-52 Pendidikan Agama Islam UIN Walisongo Semarang, HMJ Pendidikan Agama Islam menyelenggarakan 2 Lomba Nasional, yakni lomba kepenulisan esai dan lomba film pendek. Untuk acara puncak pengajian bersama KH. Marzuki Mustamar (PWNU Jawa Timur) pada 3 Oktober 2022 sekaligus menyambut Hari Santri. [rls/adb)

Comments