
BANYUMAS,Suaranahdliyin.com – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Klinik NU Medika Cilongok, Kabupaten Banyumas, mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Ratusan warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut yang berlangsung bersamaan dengan kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Sabtu, 4 Juli 2026.
Warga mengantre dengan tertib untuk memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan. Layanan ini melibatkan dokter spesialis dan tenaga kesehatan di Kabupaten Banyumas, termasuk dokter dan nakes RSUD Prof. Margono Soekarjo, RS milik Pemprov Jateng.
Salah seorang warga, Naimatul, mengaku sengaja datang untuk memanfaatkan layanan rontgen paru. Menurutnya, program Speling sangat membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Sangat terbantu, karena sedang flu jadi mau rontgen paru,” ujarnya saat menunggu antrean.
Dalam kunjungannya, Taj Yasin menyapa warga yang sedang mengikuti pemeriksaan sekaligus meninjau berbagai layanan kesehatan yang tersedia di Klinik NU Medika Cilongok.
Beberapa layanan yang dikunjungi antara lain poli umum, poli gigi, rawat jalan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta layanan penunjang kesehatan lainnya.
Menurutnya, kehadiran Program Speling merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan, sehingga warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Selain meninjau pelaksanaan Speling, Taj Yasin juga melihat perkembangan fasilitas dan pelayanan Klinik NU Medika Cilongok.
Dia berharap klinik tersebut terus meningkatkan kualitas layanan sehingga mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin berkembang.
“Ke depan semoga tidak hanya menjadi klinik pratama, tetapi utama,” kata pria yang akrab disapa Gus Yasin.
Program Speling merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperluas akses layanan kesehatan spesialis melalui kolaborasi dengan rumah sakit daerah, tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah. (rls/adb) )










































