Arahan A’wan PBNU di Kudus, Dari Soal Organisasi Hingga Persiapan Hari Santri

0
426
A’wan PBNU Dr. KH. Hilmi Muhammadiyah (baju biru) saat mengunjungi kantor PCNU Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – A’wan PBNU, Dr. KH. Hilmi Muhammadiyah, M.Si memberi arahan agar PCNU Kudus memacu persiapan hari santri dan menyongsong satu abad NU. Demikian itu disampaikannya ketika berkunjung ke Kantor PCNU Kudus, Jl. Pramuka No. 20 Mlati, Kota, Kudus, Jumat (20/09/19).

“Ya memang harus ditingkatkan lagi kinerjanya, ini penting untuk menyongsong satu abad, apalagi sudah ada cita-cita mendirikan NU Center,” katanya kepada Suaranahdliyin.com.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU itu juga menjelaskan beberapa tips agar bisa membangun kemandirian organisasi secara baik. Menurutnya, banyak cara bisa ditempuh untuk memajukan organisasi. Diantaranya, memaksimalkan peran warga Nahdliyin itu sendiri untuk terlebih dahulu menata aset dan potensinya.

“Ya saya kira itu tinggal dijalankan saja yang ada dulu, dimaksimalkan pemberdayaan basis nahdliyinnya dengan filantropi dan lain-lain,” tambah dia.

Menanggapi arahan tersebut, ketua PCNU Kudus Drs. H. Asyrofi Masyitho mengaku puas dan tetap mengawal hasil Muktamar Jombang, utamanya soal pemberdayaan ekonominya. Menurutnya, sampai saat ini bidang tersebut belum bisa tergarap secara jelas.

“Padahal kalau dilihat dan dihitung, kita ini punya potensi yang banyak. Saya pernah mengusulkan akan ada misalnya satu produk yang dibranding dan bisa dikonsumsi warga NU, sekaligus bisa menyebar se-Indonesia. Itu saya kira cukup jadi modal kita bersama dalam menyongsong Muktamar yang akan datang maupun satu abad nanti, selain NU Center yang sudah kita canangkan,” papar Asyrofi.

Mengenai NU Center ia mengaku sampai saat ini masih dalam penjajakan. Kendati begitu ia merencanakan pada saat Muktamar NU yang akan datang ini sudah ada satu atau dua gedung yang di situ jadi penanda berdirinya NU Center Kudus. “Ini yang baru kita persiapkan dan sedang kita negoisasikan,” ujarnya.

Dari kiri : M. Chasan Fauzi (Ketua PC IPNU Kudus), Dwi Syaifullah (Ketua Dewan Pembina PC IPNU Kudus), Dr. KH. Hilmi Muhammadiyah (A’wan PBNU)

Sementara itu, Dewan Pembina IPNU Kabupaten Kudus, Dwi Syaifullah pada kesempatan ini secara spesifik menanggapi arahan PBNU untuk menyiapkan Hari Santri di Kudus. Rencananya, kata dia, setelah pertemuan tadi langsung digelar rapat perdana panitia peringatan Hari Santri 2019 dan menyusun konsep.

“Di hari ini langsung rapat perdana kepanitiaan. Konsep berbeda dengan tahun lalu sebab kali ini temanya tentang Santri Unggul, maka kita akan mengadakan kontestasi antar pondok pesantren,” sebutnya.

Jadi santri-santri Se-Kabupaten Kudus nantinya akan dibuatkan berbagai macam lomba meliputi olahraga, seni dan bidang dakwah. Semuanya tentu melibatkan santri pondok pesantren se-Kabupaten Kudus untuk mengunggulkan amaliyah Nahdliyah dan menekan nalar radikalisme. (rid/adb)

Comments