Tiga Hal yang Menjadikan Manisnya Iman

0
405
KH Ahmad Said Asrori/ Foto: istimewa

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Terdapat tiga hal yang bisa membuat orang mukmin merasakan khalawat atau manisnya iman. Katim Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori mengutip sabda Rasulullah kepada sahabatnya, seseorang akan mendapatkan nikmatnya iman jika ada tiga hak dalam diri orang tersebut. Pertama, orang yang menyintai Allah dan Rasulullah melebihi cintanya kepada makhluk lain.

“Cinta itu pekerjaan hati nurani, seseorang akan lebih memerhatikan kepada orang yang dicintainya. Oleh karena itu perhatian kita yang nomor satu kepada Allah, dan yang kedua rasul, ini akan mendapat manisnya iman,” papar KH Said Asrori dilihat Suranahdliyin.com di kanal youtube TVNU, Kamis (28/04/2022).

Lebih lanjut, KH Said menjelaskan kriteria kedua orang yang akan mendapat manisnya iman. Disebutkan, jika seseorang belum mampu untuk menyintai Allah dan Rasulnya, makai a harus menyintai orang lain karena Allah, bukan karena mahluknya.

“Menyintai anak, istri, saudara, tetangga, harus karena Allah, bukan karena harta, kedudukan, kecantikan dan sebagainya,” lanjutnya.

Ketika hati seseorang dapat menyintai orang lain atas dasar cinta kepada Allah, makai a akan memberikan perhatian dan mengingatkan orang yang dicintainya agar tidak melakukan pelanggaran dan perbuatan-perbuatan yang dapat merusak dirinya.

“Contohnya seperti mengingatkan, memberi nasihat, mencegah berbuat dosa, melakukan hal-hal yang menyengsarakan, dll, karena didasari hubbun lillah, cinta kepada Allah,” terangnya.

Terakhir, ketika ingin merasakan manisnya iman, orang mukmin harus mampu berupaya menjaga keimanannya menghindarkan diri dari berbuat maksiat dan kekufuran.

“Kita menghidari kekufuran seperti menghindari dari api yang membakar, kita menjauhi perkara yang menyebabkkan kufur, seseorang akan mendapat halawat iman,” sambungnya.

Terakhir, KH Said berpesan agar tiga hal ini dapat ditanam dalam diri seorang muslim dalam kesehariannya.

“Seperti kita mejalankan puasa, salat tarawih hanya karena allah dan mengikuti sunnah nabi, memberikan perhatian dan bersedekah kepada tetangga saudara hanya karena Allah,” tuturnya. (sim/ rid)

Comments