Resmi Diumumkan, Kepengurusan Struktural PBNU

0
109
KH Yahya Cholil Staquf/ Foto: istimewa

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Berdasarkan hasil Muktamar NU di Lampung beberapa waktu lalu, susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2022-2027 resmi diumumkan.

Melalui siaran langsung yang dilihat Suaranahdliyin.com, susunan pengurus baru yang dibentuk dibacakan oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf di gedung lt. 8 PBNU Jakarta, Rabu (12/01/2022).

Rais Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar dalam sambutannya mengatakan pembentukan pengurus baru ini merupakan sebuah kebutuhan dan ujicoba karena melibatkan pemikiran kaum perempuan.

“Pikiran para ibu-ibu banyak yang kita butuhkan sehingga mungkin bisa diwadahi dalam susunan pengurus ini,” ungkapnya.

Menyesuaikan dengan kebutuhan, KH Akhyar berharap susunan pengurus yang terbentuk tidak hanya mengurusi umat Indonesia saja, tetapi juga bisa memberikan solusi dan dan langkah di dunia internasional.

“Semoga NU periode ini menjadi organisasi yang tidak hanya anggotanya yang besar, tetapi juga besar produk dan manfaat atau maslahatnya untuk Indonesia dan di dunia,” harapnya.

Sebelum membacakan susunan pengurus, ketua umum PBNU 2022, Yahya Cholil Staquf, menyampaikan tinjauan umum atas susunan yang sudah dirancang sedemikian rupa.

“Ini memang lebih gemuk dari biasanya, sengaja dibuat sedemikian rupa karena untuk menjangkau potensi seluas-luasnya, kami membutuhkan personel yang cukup banyak,” katanya.

Ia melanjutkan, susunan ini mencerminkan kualitas NU yang multipolar baik dari segi kedaerahan, gender, maupun orientasi politik.

“Seluruh daerah terwakili di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, sehingga pengurus ini berwajah Nusantara,” ungkapnya. “Bahkan, baru kali ini, setelah 96 tahun, kaum perempuan diakomodasi dalam susunan harian pengurus besar,” tambahnya.

Untuk mengontrol jarak antara NU dan politik, pihaknya bermaksud untuk mengakomodasi dengan berbagai elemen kepentingan. Ia ingin mengambil jarak secara sama setara dengan berbagai sudut, sehingga satu sama lain dapat saling mengawasi. (rid/ adb)

Comments