Pengasuh Pesantren Raudhatul Mujawwidin Tebo Paparkan Strategi Pengembangan Pesantren dan MDTA

0
968
Pengasuh Raudhatul Muawanah Tebo KH. Burhan memaparkan strategi pengembangan pesantren dalam pertemuan pesantren dan MDTA se kab. Tebo

TEBO,Suaranahdliyin.com –  Pimpinan Pesantren dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kab.Tebo Jambi bertemu mengikuti  Rapat koordinasi, Kamis (26/9/2019. Bertempat di Ponpes Raudhatul Mujawwidin, Desa Tirta Kencana, Rimbo Bujang, Kab.Tebo. ini, Pemkab Tebo Bidang Kemasyarakatan dan SDM memfasilitasi acara yang diikuti 150 peserta dari unsur pimpinan pesantren dan kepala MDTA.

Dalam sambutannya, Bupati Tebo melalui staf ahli bidang Kemasyarakan dan SDM Isa MY, mengatakan pesantren dan MDTA adalah lembaga pendidikan yang harus mengambil peran strategis untuk meningkatkan kecerdasan spiritual..

“Kecerdasan spiritual ini adalah modal penting dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.”ujarnya.

Selanjutnya Isa menyampaikan alasan memilih Pesantren Raudhatul Mujawwidin sebagai tempat pertemuan ini. Ia menyebut Raudhatul Mujawwidin merupakan salah satu pesantren yang maju, menorehkan banyak prestasi sehingga sangat ideal dan representatif untuk pertemuan.

“Sekaligus bisa dijadikan referensi untuk pengembangan  pesantren-pesantren di Kabupaten Tebo.”tandasnya.

Pada pertemuan itu, Pengasuh Ponpes Raudhatul Mujawwidin K.H.Burhan Jamil  yang menjadi salah satu pemateri  memaparkan strategi mewujudkan pesantren dam MDTA yang maju, Modern dan Mandiri. ” Beberapa syarat supaya maju, modern, dan mandiri, diantaranya seluruh warga lembaga harus memahami visi, misi bersama, silaturrahim yang erat, memunyai komitmen yang kuat dan integritas yang tinggi.”katanya.

Terkait dengan pengembangan santri, KH. Burhan menekankan pentingnya menjadi insan yang mementingkan selamat dunia akhirat, memiliki pikiran yang cerdas ,dan pengetahuan yang luas, serta berakhlak luhur.

“Indikator Pesantren dan MDTA Maju, Modern, dan Mandiri yaitu seluruh warga pesantren dan MDTA sehat jasmani, rohani yang ditandai dengan terhindarnya dari berbagai penyakit lahir batin, pandai bersyukur, dan bahagia jika orang lain memeroleh nikmat.”tegasnya.

Ponpes Raudhatul Mujawwidin sendiri termasuk pesantren yang sangat berkembang pesat. Disamping pesantren, lembaga-lembaga yang berada di naungan yayasan Raudhatul Mujawwidin mengembangkan pendidikan mulai TPQ, RA, MI, MTs., MA hingga SMK.(inay/adb)

Comments