
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Pimpinan Ranting ( Muslimat dan Fatayat NU Undaan Tengah Kudus mengadakan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Assuada’ desa setempat, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan diawali khataman Al-Qur’an, pembacaan tahlil, dilanjutkan pemberian santunan anak yatim
Ketua Muslimat NU Undaan Tengah Hj. Siti Mulyati. mengatakan bahwa santunan ini merupakan program kerja yang dilaksanakan 2 kali dalam satu tahun pada bulan Muharam dan Ramadan. Untuk pelaksanaan bulan Ramadan, kegiatan bertepatan peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadan.
“Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat khususnya anggota Muslimat dan Fatayat NU Undaan Tengah yang telah bersama melaksanakan kegiatan ini,”ujarnya.
Ia menjelaskan dari hasil donasi santunan terkumpul dana Rp 38.804.000 dari masyarakat “Kami menyalurkan santunan kepada 31 yatama dan 15 lansia desa Undaan Tengah masing-masing menerima sebesar Rp 840.000,” terang Hj Siti.
Sementara Kepala Desa Undaan Tengah Dedy Arisanto, S.E. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga masyarakat khususnya Muslimat dan Fatayat NU yang bersinergi dengan pemerintah desa.
“Kepala Desa mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir dan mendorong kegiatan kegiatan keagamaan masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah desa,”ujarnya.
“Kami juga akan memberikan dana stimulan kepada Muslimat NU dan Fatayat NU yang masing masing Rp.2.500.000,”sambungnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Ustaz Zainul Mustofa yang berkesempatan dalam mengisi mauidhoh hasanah menguraikan kandungan pada surat Al Maun. Ia menjelaskan tentang ciri-ciri pendusta agama, yaitu mereka yang menghardik anak yatim, tidak memberi makan orang miskin, lalai dalam shalat, berbuat riya’, dan enggan membantu sesama dengan barang berguna.
“Semua yang ada di dunia ini adalah dari Allah maka kita harus mensyukurinya, dalam berbagi rizki. Jangan mengharap balasan,”tandasnya.(Istifaizah/adb)




































