
WONOSOBO, Suaranahdliyin.com – Nawal Arafah Yasin (Ning Nawal), menghadiri Haflah Khotmil Qur’an ke-17 Pondok Pesantren Ittihadut Tholibin, Kalibeber, Mojotengah, Ahad (1/2/2026).
Di momentum Haflah tersebut, Ning Nawal mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bisyaroh kepada para santri/ santriyah yang telah khatam menghafal 30 juz Al-Qur’an.
“Program bisyaroh untuk mereka yang khatam 30 juz Al-Qur’an harapannya bisa memberi manfaat dan berkah, bukan hanya bagi penghafal, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.
Ning Nawal mengutarakan, bisyaroh atau tali asih kepada para penghafal Al-Qur’an tersebut bersumber dari APBD Jawa Tengah.
Dia menjelaskan, hingga akhir 2025, Pemprov Jateng tercatat telah menyalurkan 1.041 bisyaroh kepada santri penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah.
Pada momentum itu, Ning Nawal menyerahkan lima bisyaroh kepada penghafal Al-Qur’an Pondok Pesantren Ittihadut Tholibin (khotimat bil ghoib). Masing-masing santri menerima tali asih sebesar Rp1 juta.
Pada momentum tersebut Ning Nawal mengingatkan, bahwa Al-Qur’an merupakan media perekat hubungan antara manusia dengan Tuhannya.
Karena itu, dia pun mengajak seluruh hadirin untuk lekat dengan Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, istighfar, serta beramal.
“Salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah, adalah dengan memperbanyak membaca La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin. Banyak istighfar, dekat dengan Al-Qur’an, dan perbanyak ibadah. Jika sudah dekat dengan Al-Qur’an, maka akan menemukan kenikmatan,” tuturnya. (*)








































