
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Ribuan santri dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus dan ribuan santriyah dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Kudus, ikut menyemarakkan gelaran “Kabar Santri”.
Kabar Santri, program dari TV One bekerja sama dengan Barakat itu dilangsungkan selama dua hari di halaman MA NU TBS Kudus.
Pada dua hari penyelenggaraan “Kabar Santri” TV One – Barakat itu, suasana benar-benar semarak. Selain itu, momentum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi para santri dan santriyah yang ikut ambil bagian pada kesempatan itu.
“Alhamdulillah, ini kesempatan luar biasa. Sebuah program yang sangat bermanfaat bagi para santri dan santriyah, khususnya di Kabupaten Kudus ini,” terang Ustaz Salim didampingi Kiai Mudhofar dan Nyai Hj Zakiya Ulfa.
Di tengah kepungan banjir di berbagai wilayah di Kabupaten Kudus, lanjut Salim diamini KH Ali Mahsun dan Gus Irsyad Roqiyul Azmi, pihak panitia lokal sangat mengapresiasi penyelenggaraan program “Kabar Santri” tersebut.
“Harapan kami, ke depan ada berbagai program lain yang bisa dikerjasamakan, baik dengan TBS maupun pondok-pondok pesantren lain di Kudus,” katanya.
Sementara itu, program “Kabar Santri” di hari pertama, selain dihadiri ribuan santri, di sesi pembukaan juga dihadiri antara lain KH M Ulil Albab Arwani (ketua umum Yayasan TBS Kudus), Kiai Syafi’i Noor, Kiai Mudhofar, dan Nyai Hj Zakiya Ulfa.

Sedang berbagai acara yang dilangsungkan, yakni senam sehat bersama santri-santriyah, talkshow, pemeriksaan gigi, performance santri-santriyah dan juga Santri got Talent yang membuat suasana “Kabar Santri” itu sangat semarak. (ros/ adb, rid, gie)









































