Mantap! Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial Sambut Ramadan

0
123
Gus Yasin dan Ning Nawal saat menerima audiensi dari Disperindag Jateng

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Dalam waktu dekat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah akan menyelenggarakan Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026.

Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 yang akan digelar pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 mendatang di The Park Mall Kota Semarang itu, adalah dalam rangka mengenalkan dan mempromosikan potensi produk UMKM Syariah.

Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, menyebut, kegiatan itu menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi produk UMKM syariah, khususnya sektor modest fashion dan kuliner halal, yang saat ini trennya semakin diminati masyarakat.

“Dekranasda Modest dan Iftar Ramadan 2026 akan dikemas meriah. Mulai bazar UKM modest dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/ kota, fashion show Dekranasda, lomba hadroh antar OPD dan BUMD Jateng, lomba band antar SMA dan SMK, lomba tung-tung sahur, talkshow opini, hingga hiburan kesenian menarik,” terangnya.

Dia mengemukakan, pameran akan dimeriahkan puluhan UMKM modest dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/kota. Untuk fashion show, akan diikuti Ketua Derkanasda di seluruh Jateng, kepala OPD perempuan, dan istri pimpinan Forkopimda Jateng

Menurutnya, tren modest fashion atau pakaian sopan saat ini terus berkembang, dan menjadi preferensi masyarakat. Hal itu membuat produk UMKM syariah di Jateng memiliki peluang pasar yang sangat luas.

“Sehingga kami yakin sekali, apalagi ini menjelang Lebaran, pasti pasarnya akan cukup luas. Dan untuk meramaikan setiap harinya kami sudah atur,” katanya usai audiensi dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin dan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin (Ning Nawal) di Ruang Kerja Wagub, Kamis (22/1/2026) pagi.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Ning Nawal, mengutarakan, pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi UMKM syariah.

“Melalui Dekranasda Modest dan Iftar Ramadan 2026, kami berharap UMKM Syariah lokal semakin mendapat ruang promosi, guna memperkuat ekonomi daerah berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai syariah,” tuturnya.

Sebab menurut pengakuannya, banyak sekali UMKM produk muslim di Jawa Tengah, yang perlu di-support agar memiliki jangkauan dan pasar yang semakin luas. (rls/ ros, adb, gie)

 

Comments