Resmikan Mushola dan TPQ di Peunaron Aceh Timur, Ketua PWNU Jateng: Bantuan ini untuk keberlanjutan Ibadah dan Pendidikan Warga

0
140
Usia meresmikan Mushola dan TPQ di Peunaron Aceh Timur, Ketua PWNU Jateng: Gus Rozin menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada PCNU Aceh

ACEH TIMUR,Suaranajdliyin com –  Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin meresmikan sekaligus menyerahterimakan mushola dan TPQ hasil khidmah NU Peduli Jawa Tengah di Desa Bukit Tiga, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Senin (2/2/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian pemulihan sarana ibadah dan pendidikan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Peunaron beberapa waktu lalu. Mushola dan TPQ tersebut diharapkan dapat kembali menjadi pusat aktivitas keagamaan dan pendidikan anak-anak warga setempat.

Dalam sambutannya, Gus Rozin menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan PWNU Jawa Tengah merupakan sumbangsih sederhana, namun diniatkan untuk keberlanjutan ibadah dan pendidikan masyarakat.

“Hal-hal kecil sebagai sumbangsih dari PWNU Jawa Tengah untuk masyarakat Penaron. Meskipun kecil, tetapi semoga ini membawa berkah bagi kita semuanya,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan mushola dan TPQ tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Bisa masyarakat Penaron, terutama di kampung ini, bisa meneruskan beribadah di mushola, bisa meneruskan pengajian di balai pengajian, bisa terus belajar di perpustakaan,” lanjutnya.

Terkait sarana pendukung pendidikan, Gus Rozin juga menyinggung kondisi perpustakaan yang terdampak banjir. Ia memastikan PWNU Jawa Tengah akan melengkapi kembali kebutuhan buku bacaan bagi anak-anak.

“Buku-buku yang ada di perpustakaan ini juga ikut hanyut kemarin ketika banjir. Insyaallah dari PWNU Jawa Tengah juga akan mengirimkan buku-buku yang dibutuhkan, buku bacaan untuk tingkat SD dan tingkat SMP,” ujarnya.

Gus Rozin mengaku terharu atas sambutan hangat masyarakat Peunaron dalam acara peresmian tersebut. Ia menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan NU Jawa Tengah masih jauh dari cukup dibandingkan kebutuhan masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Apa yang sudah dilakukan oleh kita ini belum apa-apa dibanding dengan kebutuhan masyarakat di Penaron dan di Aceh secara umum,” pungkasnya.

Meski demikian, ia berharap keberadaan mushola dan TPQ yang telah diresmikan dapat menjadi wasilah kebaikan serta memperkuat ikatan batin antarwarga Nahdliyin lintas daerah.

Sementara itu, Ketua LAZISNU PWNU Aceh Tgk Akmal Abzal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gus Rozin dan rombongan Nahdliyin Jawa Tengah yang dinilainya memberi harapan baru bagi masyarakat Aceh.

“Mudah-mudahan kedatangan Gus Rozin dengan keluarga besar Nahdliyin Jawa Tengah bisa memberi harapan dan semangat baru bagi masyarakat Aceh untuk bangkit kian lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran rombongan Jawa Tengah tidak hanya simbolik, tetapi juga meninggalkan jejak nyata bagi masyarakat.

“Bukan hanya hadir fisik Ketua PWNU Jawa Tengah, tapi telah hadir juga fisik bangunan infrastruktur yang menjadi legasi kepada kita semua,” tambahnya.

menggambarkan sambutan masyarakat Aceh terhadap rombongan Jawa Tengah dengan ungkapan khas daerah.

“Kalau dalam bahasa Aceh, Gus: Cut Glee Rayeuk Hate. Artinya, begitulah kami menyambut kedatangan Gus Rozin dengan keluarga besar dari Jawa Tengah.”

Selain Peresmian Mushola dan TPQ juga ada bantuan donasi berupa uang tunai dari PWNU Jawa Tengah dan Bupati Blora kepada PCNU di Aceh yaitu PCNU Aceh Timur, PCNU Aceh Tengah, PCNU Tamiang, dan PCNU Bener Meriah.

Acara ini juga dihadiri Ketua NU Peduli Jawa Tengah KH Madzur Labib, Ketua LPBI Jawa Tengah Pudji Wibowo, Direktur Lazisnu Jawa Tengah R Wibowo, Bupati Blora Arif Rahman, serta para jajaran pengurus PWNU Aceh, pengurus PCNU yang ada di Aceh dan tokoh masyarakat dan agama di Aceh.(ibd/adb)

Comments