Menawan Mantu, Cara Sederhana Syukuri Hasil Bumi

0
323
Diklat pembuatan batu hias dan edukasi pengelolaan sampah salah satu rangkaian kegiatan Menawan Mantu

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sebagai bagian dari sedekah bumi, Pemerintah Desa Menawan kecamatan Gebog Kudus mengadakan rangkaian acara yang menarik mulai bulan Mei hingga Agustus nanti. Dengan bertajuk Menawan Mantu, 5 – 6 Juni ini, Pemdes Menawan bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKan), menggelar Macak Muria, Rabu -Kamis (5-6/6/2024).

Kepala Desa (Kades) Tri Lestari mengungkapkan Macak Muria adalah salah satu dari rangkaian acara Menawan Mantu.

“Acaranya mulai dari edukasi menjaga pelestarian hutan, pengelolaan sampah, pengelolaan pangan, dan juga gelar UMKM,”jelasnya.

Ia menjelaskan Macak Muria ini juga wujud dari kerjasama dengan 6 desa yang bekerjasama dengan YKan. Enam desa tersebut adalah Desa Menawan, Desa Ternadi, Desa Colo, Desa Japan, Desa Rahtawu dan Desa Gondoharum.

“Dari awalnya enam desa ini sudah bersinergi dan meneguhkan untuk saling menjaga lingkungan, Macak Muria menjadi wadah silaturrahim dan menjaga kekompakan,” Imbuhnya psnuh bersemangat.

Dari acara yang diadakan rutin setiap tahun ini, Tri Lestari mengaku senang bisa mengembangkan dan saling menjaga apa yang sudah diberikan oleh alam untuk manusia.

“Semoga acara ini bisa langgeng, dan sinergitas akan semakin erat terjaga, hingga muria tetap akan sama dinikmati hingga anak cucu nanti,”harapnya.

Macak Muria juga mendapat apresiasi dari Ketua Penggiat Konservasi Alam (PEKA) Muria, Teguh, menurutnya, acara ini seharusnya mendapatkan sambutan meriah dari berbagai kalangan. Karena bagaimanapun, menurut Teguh, bumi adalah amanat yang harus kita jaga.

“Hutan adalah amanat, menjaganya adalah ibadah,” katanya.

Seminar Konservasi

Acara Macak Muria terdapat beberapa acara yang sangat menarik. Pada 5 Juni, acaranya pembukaan bersama PJ Bupati Kudus dan juga pembelajaran konservasi bersama YKan.

Ada juga Diklat pembuatan batu hias dan edukasi pengelolaan sampah. Selain itu ada juga seminar konservasi yang diadakan oleh enam desa tersebut bersama YKan dengan mengevaluasi dan memperoleh masukan terkait upaya melestarikan hutan tersebut.

Hingga pada akhir acara, Macak Muria mengadakan Fun Trail Run 7 KM, dengan menggandeng komunitas lari.(mail/adb)

Comments