
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus menyalurkan bantuan pascabencana banjir dan tanah longsor kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah kota Kretek. Bantuan yang disalurkan berupa 5.022 paket sembako yang berisi mie instan, beras, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan oleh LAZISNU Kudus yang bersumber dari masyarakat Kudus, Banom NU, hingga lembaga pendidikan seperti madrasah dan TPQ.”jelas Ketua PCNU Kudus KH. Asyrofi Masyitho, belum lama ini
KH Asyrofi mengutarakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian NU untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.
“Ini merupakan bagian dari simpati PCNU kepada masyarakat Kudus yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.
KH. Asyrofi juga menegaskan bahwa musibah ini menjadi pengingat agar masyarakat tetap memperkuat solidaritas dan kesabaran.
“Ini salah satu bentuk untuk menyampaikan kesabaran atas musibah yang terjadi,” tambahnya.
Selain Sembako, PCNU Kudus juga menyalurkan bantuan untuk lembaga pendidikan yang terdampak.Tercatat penerima bantuan meliputi 22 Madin dan TPQ, 1 pondok pesantren, serta 14 madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU.
“Penyaluran bantuan pascabencana ini dilakukan secara terstruktur melalui koordinasi di tingkat kecamatan. Ada 7 kecamatan yang terdampak bencana, yakni Bae, Jekulo, Mejobo, Jati, Undaan, Kaliwungu, dan Gebog.”terangnya.
“Bantuan disalurkan melalui MWCNU di masing-masing kecamatan, kemudian diteruskan ke tingkat ranting atau desa-desa terdampak.”imbuh Asyrofi.
Ketua LAZISNU Kudus Fiza Akbar menyampaikan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp263.185.579. Selain dana, LAZISNU juga menerima bantuan logistik berupa mie instan, beras, minyak goreng, gula, serta sembako lainnya.
“Alhamdulillah hasil penggalangan dana terkumpul uang sebanyak Rp263.185.579, ditambah logistik seperti mie instan, beras, minyak goreng, gula, dan sembako lainnya,” jelas Fiza.
Ia menambahkan bahwa dana tersebut kemudian digunakan untuk pengadaan paket sembako serta bantuan dana untuk TPQ, Madin, dan madrasah terdampak.(gie/adb)




































