Mahasiswa Tadris IPA IAIN Kudus Kampanyekan Literasi Sains Lewat Kaos dan Hijab

0
550

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Mahasiswa Tadris IPA IAIN Kudus mengkampanyekan literasi sains kepada masyarakat dengan cara yang unik. Kampanye literasi sains itu dijalankan melalui program entrepreneur oleh komunitas Gemma.

Kampanye literasi sains itu dilakukan dengan memproduksi kaos dan hijab bermotif sains yang diluncurkan secara resmi oleh kepala prodi di Gedung SBSN IAIN Kudus, Kamis (02/03/23). Acara peluncuran produk itu dilakukan bersamaan dengan Workshop Editing Video yang diadakan HMPS Tadris IPA dan diikuti oleh 50 peserta mahasiswa IAIN Kudus.

Kaprodi Tadris IPA IAIN Kudus Muhamad Imaduddin mengapresiasi hasil karya mahasiswa yang berhasil menciptakan produk tersebut. Ia pun berharap dengan hadirnya produk baru ini, Gemma bisa terus bertumbuh dan berkembang sesuai namanya.

“Semoga bisa memberikan manfaat untuk lingkungan sekitarnya. Dan semakin banyak teman-teman yang bergabung dan berkolaborasi dalam pengembangan sains entrepreneur dan sains edupreneurship,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu anggota Gemma, Hani Hiqmatunnisa mengungkapkan rasa bangga dan bersyukur atas hadirnya produk baru karya teman-teman mahasiswa Tadris IPA. Hani menjelaskan bahwa produk yang dilaunchingkan itu merupakan kaos dengan motif konsep sains yang dikemas dengan gaya bahasa dan kalimat yang ada dikehidupan sehari-hari.

“Dalam kaos ini juga terdapat barcode yang berisi video pembelajaran yang menjelaskan konsep sains pada motif kaos,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Hani, produk ini merupakan karya kedua yang dilaunching. Sebelumnya, sudah ada  produk hijab motif sains dengan limited edition yang dilombakan pada event OASE.

“Tujuan kami tidak lain adalah untuk menyampaikan bahwa pembelajaran sains itu juga bisa disampaikan dengan menarik dan menyenangkan,” imbuhnya.

Berkaitan dengan nama komunitas Gemma sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti kuncup. Dalam ilmu botani, kuncup merupakan calon tunas yang akan berubah bentuk menjadi organ lain seperti daun, batang maupun bunga.

“Sebagaimana makna harfiah tersebut, secara simbolik Gemma menggambarkan sebuah permulaan yang mengandung harapan, bahwa akan hadir sesuatu yang baru dari proses tumbuh dan berkembang,” jawab Hani. (syim/rid)

Comments