Kick Off Harlah 1 Abad NU, SMKNU Hasyim Asy’ari 2 Pamerkan Karya Siswa

0
130
Pakaian adat jawa jadi icon stand bazar SMKNU Hasyim Asy’ari 2 Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Dalam rangka memeriahkan Kick Off Peringatan Harlah (Hari Lahir) Satu Abad NU tidak hanya dilaksanakannya Apel Kebangsaan di Alun – Alun Simpang 7 Kudus saja, tapi juga terdapat Festival Pelajar dan Bazar UMKM yang dilaksanakan mulai tanggal 7-9 Agustus 2022.

Bazar UMKM ini diadakan di Gedung JHK Kudus yang dimeriahkan oleh Lembaga – Lembaga NU seperti MWC NU dari berbagai daerah di Kudus, dan beberapa Sekolah – sekolah di bawah naungan NU. Bazar ini terdapat sekitar 65 stand yang ikut meramaikan, sedangkan barang yang dijajakan ini berupa makanan, minuman, oleh – oleh khas kudus, buku, bahkan fashion maupun aksesoris berupa karya siswa dan masih banyak lagi.

Salah satu yang mengikuti bazar ini yaitu SMK Hasyim Asy’ari 2 Kudus. Siti Khalimah selaku Kepala Sekolah mengungkapkan persiapan dilakukan setelah adanya rapat dari NU yang ditempatkan di SMA Hasyim Asy’ari Kudus tersebut, baru dari pihak sekolah mengadakan rapat internal sendiri untuk membahas yang akan ditampilkan kepada masyarakat sekitar. Tujuannya mengikuti bazar ini juga tak lain ingin mengenalkan kepada masyarakat sekitar hasil kreasi siswa pada jurusan Tata Busana dan TKJ.

“Kami ingin mengenalkan hasil kompetensi siswa dengan memajangnya di stand ini. Kreasi tersebut berasal dari jurusan tata busana dan TKJ berupa gamis, baju, desain kaos, desain mug, diantaranya itu,” ungkapnya saat diwawancarai, Ahad (07/08/2022)

Siswa SMK Hasyim Asy’ari 2 Kudus ini bahkan tak segan-segan mengenakan pakaian adat Kudus dengan riasan makeup diwajahya, untuk menarik perhatian dari pelanggan.

“Untuk menarik pelanggan ini harus ada ikon yang ditonjolkan seperti mengenakan pakaian adat Kudus, jadi besok ya berubah lagi hasil dari karya siswa yang lain dipakai,” lanjutnya.

Selain itu Siti Khalimah juga mengungkapkan harapannya kepada Lembaga supaya bisa memperkenalkan sekolah lewat kreatifitas dari hasil pembelajaran. Karena smk itu harus menampilkan hasil karya (teaching factory), jadi punya kreatifitas yang memang harus siap jual.

“Basic dari SMK sendiri itu harus bisa BMW, B itu bisa bekerja, M itu melanjutkan, W itu wirausaha. Jadi smk harus punya ikon tersebut, bekerja boleh tapi apabila dilanjutkan lama – lama bisa membuka peluang usaha sendiri,” imbuhnya.(hasna/adb)

Comments