KH Abdul Hamid: Perintah Bershalawat itu Istimewa dan Mutlak

0
316
Pengajian di FIFA Dental House, Jl Raya Boyolali-Jatinom Km 1

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Orang yang mau membaca shalawat kepada Nabi akan mendapat keberkahan. Shalawat bisa mendatangkan hajat. Dan dengan melantunkannya akan dikasih 10 rahmat dari Allah. Satu rahmat saja sudah sangat banyak, tidak ada bandingannya, apalagi 10.

Demikian tutur KH Abdul Hamid, pengasuh Pondok An-Najah, Dawar, Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, saat menyampaikan mauidhoh hasanah di acara “Pembacaan Maulid bersama Habib Zaidan bin Haidar bin Yahya” dalam rangka “Pembukaan Praktik Dokter Gigi” drg Fauzan Arif Munandar, Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Boyolali, Ahad (16/1/22) malam.

Dalam pengajian yang digelar di FIFA Dental House, Jl Raya Boyolali-Jatinom Km 1, Kemiri, Mojosongo, itu KH Abdul Hamid mengajak untuk istikamah dalam bershalawat. “Perintah bershalawat kepada Nabi itu istimewa dan mutlak. Boleh dibaca pendek maupun panjang atau banyak,” katanya.

Menurutnya, dalam bershalawat setidaknya dapat diniatkan dengan empat perkara. Pertama, karena melaksanakan perintah Allah agar kita bershalawat kepada Nabi.

Kedua, bershalawat untuk “balas jasa” kepada Nabi yang telah membawa syariat Islam ke dunia, termasuk sampai di Tanah Jawa ini.

Ketiga, bershalawat untuk mencari syafaat (pertolongan) Rasul. Keempat, shalawat sebagai “duit”. Artinya shalawat sebagai “pegangan” untuk meraih keberhasilan.

KH Abdul Hamid juga menyampaikan pesan Gus Mus, bahwa shalawat itu adalah “gembolan” cekelan/pegangan. “Gus Mus pernah berpesan untuk tidak melupakan dua gembolan, yaitu istigfar dan shalawat,” jelasnya.

Para kader GP Ansor hadir dalam pengajian

“Semoga shalawat mendatangkan rahmat sebanyak-banyaknya bagi kita semua. Khususnya kepada drg Fauzan dan keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, pembacaan Maulid yang diiringi grup hadrah Sekar Langit dari Andong, ini dihadiri pengurus PC GP Ansor beserta Sarkorcab Banser Boyolali dan perwakilan pengurus Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-Boyolali. (sis/ ros, adb)

Comments