Ketua Baru PAC Fatayat NU Kaliwungu: Amanah Tidak untuk Dicari dan Ditolak

0
511
Siti Muthoharoh saat menerima amanah sebagai ketua PC Fatayat NU Kaliwungu

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Ketua baru Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kaliwungu Siti Muthoharoh menegaskan sebuah amanah di NU adalah bentuk pengabdian kepada umat serta ikhtiar dalam meneladani dan menjadi santri Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari,

“Dalam organisasi, amanah tidak untuk dicari dan tidak pula untuk ditolak. ”ungkap Siti Muthoharoh kepada Suaranahdliyin.com usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Kaliwungu masa khidmah 2026–2030 dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) X Fatayat NU Kaliwungu di Gedung MWC NU Kecamatan Kaliwungu, Kamis (1/1/2026).

Siti Muthoharoh menegaskan bahwa terpilihnya dirinya sebagai ketua bukanlah sesuatu yang direncanakan. Dengan segala keterbatasan dan berbagai pertimbangan, amanah tersebut diterima sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dan pengabdian.

“Saya menyadari amanah ini tidak ringan. Namun dengan kebersamaan, doa, dan dukungan seluruh kader Fatayat NU, insya Allah akan kami jalankan sebaik-baiknya,”tandas kader yang sebelumnya menjabat Sekretatis PAC Fatayat NU Kaliwungu.

Pada pembukaan Konferancab, Ketua MWC NU Kecamatan Kaliwungu, K. Nur Kholis mengharapkan Konferancab mampu melahirkan pemimpin yang visioner, mampu membangun kepemimpinan kolektif dan kolaboratif.

“Fatayat mampu menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan umat, serta melahirkan kader-kader yang loyal dan berdedikasi tinggi terhadap organisasi, ” harapnya.

Ketua terpilih Siti Muthoharoh

Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Kaliwungu demisioner, Roudlotul Jannah, menyampaikan bahwa Konferancab merupakan forum tertinggi Banom perempuan NU di tingkat anak cabang. Ia menjelaskan bahwa selama masa khidmah 2021–2025, PAC Fatayat NU Kaliwungu telah menjalankan program kerja sesuai PD/PRT berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah, meski sempat terkendala pandemi Covid-19 di awal periode.

“Berbagai program di bidang sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi berhasil dilaksanakan, termasuk dukungan terhadap program-program MWC NU dan Banom lainnya sebagai bentuk khidmah kepada Nahdlatul Ulama.”terangnya.

“Konferancab diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen dan kecintaan dalam berorganisasi agar seluruh khidmah Fatayat NU bernilai ibadah dan mendapat ridha Allah SWT.” imbuh,”Jannah.

Konferancab X PAC Fatayat NU Kaliwungu diawali dengan pra-acara berupa penampilan Rebana Azzahra Fatayat Mijen, peraih Juara I Porseni tingkat anak cabang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PAC dan perwakilan 15 ranting se-Kecamatan Kaliwungu.

Rangkaian acara Konferancab meliputi pembukaan, sidang pleno tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, sidang Komisi A bidang organisasi, Komisi B bidang program kerja, dan Komisi C bidang rekomendasi. Agenda ditutup dengan sidang pleno laporan hasil komisi dan pemilihan ketua.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rais Syuriyah MWC NU Kaliwungu KH. Muhammad Sholihan, AH, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kudus, Hj. FFarida Ketua Muslimat NU Kecamatan Kaliwungu Hj. Alfiyah, jajaran Banom NU seperti GP Ansor, Banser, IPNU-IPPNU, UPZIS NU, pembina Fatayat, dewan kehormatan, serta para ketua PAC Fatayat NU periode sebelumnya.(yuliana/adb)

Comments