Syiar Ramadan
Selama Ramadan, Fatayat NU Kudus Berdakwah Melalui Program SASET di Radio

0
83
Ketua PC Fatayat NU Kudus Hj. Farida sedang mengisi program SASET di stasiun radio Manggala pada hari pertama Bulan Ramadan

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kudus kembali menunjukkan konsistensinya dalam berdakwah melalui program bertajuk SASET (Senja Sebelum Tarawih). Program ini berupa siaran dakwah yang mengudara setiap hari selama bulan Ramadhan pukul 18.00 WIB (bakda azan Magrib) di Radio Manggala FM (100.4 FM).

Ketua PC Fatayat NU Kudus, Hj. Farida, menyampaikan bahwa program kerja sama tersebut merupakan bagian dari ikhtiar syiar Islam di bulan Ramadhan 1447 H. Dikatakan, dakwah melalui media radio menjadi kebutuhan untuk menyapa kader-kader Fatayat di mana pun berada dengan santun melalui tema-tema yang aktual dan kekinian.

“Siaran ini diharapkan mampu menghadirkan pesan-pesan keislaman yang menenangkan, solutif, dan mudah diterima masyarakat, khususnya pada momentum berbuka puasa,”ujarnya.

Farida menilai program SASET relevan di tengah dinamika sosial umat yang semakin kompleks, sementara Ramadan selalu menghadirkan peningkatan aktivitas ibadah dan dakwah. “Dengan adanya siaran tersebut, pesan-pesan keislaman diharapkan tersampaikan secara lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat.”imbuh Dosen UIN Sunan Kudus ini.

Melalui program SASET ini, Hj. Farida mengharapkan para narasumber yang sebagian besar kader dan pengurus Fatayat NU Kudus ini tidak hanya memperoleh manfaat personal sebagai sarana belajar tampil dan menyampaikan mau’idhoh hasanah, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial melalui materi siaran yang diterima para pendengar.

Sementara itu, pembina Fatayat NU Kudus Nik Hayati, menjelaskan bahwa program siaran dakwah di Radio Manggala FM telah berlangsung sejak tahun 2023, yaitu saat periode kepemimpinannya. Dulu namanya syiar Ramadan 2023, kemudian 2024 ganti Embun Pagi di bulan Suci Ramadan.

“Sejak saat itu, kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan bidang Pendidikan dan Dakwah yang konsisten dilaksanakan setiap bulan Ramadan.”ujar Ketua Fatayat NU Kudus periode 2019–2024 ini.

Ia menambahkan, latar belakang program ini berangkat dari keinginan untuk menginspirasi sekaligus memberi ruang kepada kader-kader muda Fatayat, serta menggali potensi dai-dai muda di Kudus yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama untuk berdakwah melalui media penyiaran radio.

“Potensi sahabat Fatayat di bidang keagamaan, khususnya dakwah, sangat luar biasa. Banyak di antara mereka yang telah terjun langsung ke masyarakat sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan dan forum keagamaan.”tandasnya.(yuliana/adb)

Comments