
DEMAK,Suaranahdliyin.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Abdul Rouf mengapresiasi lulusan tahfidz MTs-MA Miftahussalam Wonosalam Demak. Ia menyampaikan hal itu dalam kegiatan purnawiyata MTs Miftahussalam 1 ke-47 dan MA Miftahussalam yang ke-37 berlangsung di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam Wonosalam Demak, belum lama ini.
Pada kesempatan itu, Abdul Rouf mendorong para lulusan penghafal Al Qur an untuk terus melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dengan memanfaatkan berbagai jalur prestasi yang kini tersedia bagi hafidz hafidzah.
“Jalur prestasi ini swbagai bentuk pengapresiasi lahirnya generasi penghafal Al Qur an dari madrasah tersebut,” tandasnya.
“Keberadaan para kiyai atau lingkungan Pendidikan yang religius menjadi faktor penting dalam mencetak generasi yang Qur’ani yang membanggakan, ” Sambung Abdul Rouf.
Kepala MA MIftahussalam, Rokhimah, dalam sambutannya melaporkan pelepasan murid Miftahussalam ini
diikuti 263 lulusan bersama wali santri masing-masing, terdiri dari 158 lulusan MTs dan 105 lulusan MA. Dikatakan, madrasah Midtahussalam selalu menekankan pentingnya menjadi ptribadi yang berkualitas yang di kemas melalui tema wisuda hari ini.”Bermutu dengan Ilmu Bermartabat dengan Sikap
Ilmu adalah pembeda”
“ilmu adalah cahaya yang akan menuntun kalian di tengah kegelapan masa depan. Namun ingatlah, kualitas atau “mutu” seseorang tidak hanya dilihat dari deretan angka di ijazah, melainkan dari sejauh mana ilmu tersebut bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,”ujarnya.
Teruslah merasa haus akan ilmu, karena di luar sana, dunia berkembang begitu cepat. Jangan pernah berhenti belajar. Imbuhnya.
Namun, lanjut Rokhimah, ilmu saja tidaklah cukup. Kepintaran tanpa karakter hanyalah alat untuk membodohi. Ketajaman otak tanpa kelembutan hati hanya akan melahirkan kesombongan.
“Oleh karena itu, poin kedua tema kita adalah bermartabat dengan sikap,”tegasnya.
Di Miftahussalam, kata dia, tidak hanya diajarkan rumus dan teori, tetapi juga adab dan akhlaqul karimah. Orang yang bermartabat adalah mereka yang jujur saat yang lain berdusta, mereka yang rendah hati saat berada di puncak, dan mereka yang tetap menghormati orang tua serta gurunya meski telah sukses nanti.
“Jagalah nama baik almamater dengan perilaku yang luhur di manapun kalian berpijak,” pinta Rokhimah.(ist/adb)









































