JRA, Dakwahkan al-Quran sebagai Syifa’

0
569
  • Kiai Muhtadi: NU Harus Rangkul Praktisi JRA

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Jamiyyah Ruqyah Aswaja (JRA) menjadi sarana yang sangat penting sebagai dakwah sosial, melalui media pengobatan berbasis metode al-Quran. Dikatakan sebagai pengobatan berbasis metode al-Quran, karena misi JRA sendiri memang mendakwahkan al-Quran sebagai syifa’.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pengurus Wilayah JRA Jawa Tengah, Kiai Muhtadi Al-Hafidh M.Pd kepada Suaranahdliyin.com, Kamis (14/2/2019). ‘’Selain sebagai media dakwah sosial, JRA ini sangat penting untuk membentengi warga Nahdliyin dari ajaran kelompok di luar Nahdliyin,’’ katanya.

Terdaftar di Kemekumham RI No. AHU-0013492.01.04. Tahun 2017, jamiyyah yang mujiz dan pendiriannya dimotori oleh Gus Allama ‘Alauddin MPd.I dari Jombang, ini telah berkontribusi besar dalam mendakwahkan ajaran Aswaja An-Nahdliyyah, melalui berbagai pengobatan yang digelar di berbagai daerah, baik di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan daerah lain di Indonesia.

‘’Untuk Jawa Tengah sendiri, JRA telah berdiri di semua kabupaten/ kota. Ini menunjukkan, bahwa kehadiran JRA sangat positif dalam berkontribusi kepada masyarakat maupun kepada Nahdaltu Ulama (NU),’’ lanjutnya menambahkan.

Lantaran respons positif masyarakat luas, khususnya warga Nahdliyyin, maka Kiai Muhtadi mengemukakan, bahwa sudah selayaknya NU sebagai organisasi, merangkul JRA sebagai salah satu lembaga di bawah naungan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu. ‘’Kiprah JRA sudah jelas, tinggal NU nanti menaunginya,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kiai Muhtadi berpesan, bahwa masyarakat, khususnya di Jawa Tengah yang membutuhkan jasa para praktisi JRA, supaya berkomukasi dengan pengurus JRA di masing – masing daerah.

‘’Banyak masyarakat yang sudah mendapatkan manfaat dari pengobatan yang digelar JRA. Maka bagi siapapun yang ingin menggelar kegiatan pengobatan, silakan hubungi praktisi JRA di daerah setempat, atau mengikuti ruqyah massal yang digelar leh JRA,’’ tuturnya. (ros, gie, rid, mail,  lam/ luh, adb)

Comments