
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Gerakan Pemuda Ansor Kudus tetap komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Kudus.
Penegasan itu disampaikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Kudus Arif Mustain saat menjadi pembicara dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema peran elemen masyarakat sebagai sabuk Kamtibmas dalam menjaga kondusivitas wilayah di hotel @hom Kudus, Rabu (22/4/2026)
Dalam paparannya, Arif Musta’in mengusung konsep Sabuk Kamtibmas dengan memposisikan masyarakat—khususnya pemuda—sebagai pelindung utama yang mengikat erat stabilitas keamanan dari lapisan paling bawah atau akar rumput. Menurutnya, keamanan bukanlah tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan kerja kolektif seluruh elemen bangsa.
“Ansor hadir di setiap sudut desa dan kecamatan di Kudus. Kami memposisikan diri sebagai ‘sensor dini’ sekaligus ‘penyejuk’ di tengah masyarakat,”tegasnya.
“Sebagai sabuk pengaman, Ansor Kudus berkomitmen untuk memastikan potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini dan diredam melalui pendekatan yang santun.”sambung Arif Mustain
Lebih lanjut, Arif menyoroti 5 tantangan utama yang dihadapi masyarakat saat ini, yakni penyebaran disinformasi (hoaks), ancaman radikalisme, serta konflik sosial yang kerap dipicu oleh provokasi di media sosial. Untuk menghadapi tantangan tersebut, ia menginstruksikan seluruh kader Anshor di Kudus untuk mengambil peran nyata melalui 5 strategi yakni tasamuh (toleran) tawasut (wasilah) Tawazun (moderat) I’tidal (adil) dan amar maruf nahi mungkar
“Literasi digital dan penguatan tradisi ‘guyub rukun’ khas Kudus menjadi senjata utama kami. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi perselisihan dapat dimediasi dengan baik sebelum menjadi konflik terbuka,” tambahnya.
Mengakhiri pernyataannya, Arif Musta’in menegaskan bahwa kondusivitas wilayah adalah modal utama bagi keberlangsungan pembangunan dan kenyamanan hidup warga Kudus. GP Ansor berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ansor juga memastikan Kabupaten Kudus tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warganya.”tegasnya.
Selain Arif, kegiatan yang diadakan Polres Kudus ini menghadirkan pembicara anggota DPRD Kudus Khalid Mawardi, aktivis Soleh dan Arwani dengan moderator.Ahamad Sururi. Acara juga dihadiri seluruh elemen organisasi masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di kota kretek ini.(adb/ros)








































