Muslimat NU Harus Jadi Garda Terdepan dalam Berjuang di Segala Bidang

0
44
Wakil ketua PC Muslimat NU Boyolali Dwi Susiloningsih menyampaikan sambutan Konferensi PAC Muslimat NU Cepogo, belum lama ini

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Muslimat NU harus menjadi garda terdepan dalam berjuang di segala bidang. Karena itu, pengurus dan kader Muslimat harus tetap berkiprah sesuai kadar kemampuan yang dimiliki.

Hal itu disampaikan wakil ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Boyolali Dwi Susiloningsih dalam acara pembukaan Konferensi VI  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU kecamatan Cepogo Boyolali di aula PSBG Cepogo, SDN 1 Cepogo, belum lama ini

Dwi Susiloningsih mengatakan ladang perjuangan Muslimat NU bisa melalui jalur pendidikan formal maupun non formal.. “Mari kita bisa berkiprah dimana saja yang kita mampu baik di keluarga maupun masyarakat. Integrasikan pendidikan ke-NU-an,”ajaknya.

Selama ini, lanjut Dwi Susiloningsih, Muslimat NU juga melakukan dakwah yang damai dan memberdayakan perempuan secara ekonomi dan sosial.
“Ini ikhtiar dari khidmat yang dikembangkan Muslimat NU,”tegasnya.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan tiga program unggulan PP Muslimat NU. Pertama, Mustika mesem (Muslimat cantik mengentaskan kemiskinan ekstrim).  “Kita bisa berbuat semampunya, jumat berkah dimasjid, dilingkungan,”ujar Dwi.

Kedua, Mustika darling (Muslimat sadar lingkungan) lingkungan bersih sehat dengan mencanangkan Hompimpa (pilah kelola sampah dari rumah) lingkungan.
“Bila ada sampah yang anorganik bisa disetor bank sampah, sampah organik untuk kompos,”ajak Dwi

Program unggulan Muslimat yang ketiga Mustika segar (Muslimat sehat dan bugar). “Anggota Muslimat harus segar bugar dengan melakukan aktifitas fisik berolahraga seraya memasyarakatkan olahraga,”tandas Dwi.

Konferensi VI menetapkan kembali Hj Sri Lestari menjadi ketua PAC Muslimat NU kecamatan Cepogo untuk ketiga kalinya. Ia bakal memimpin Muslimat NU Cepogo pada masa khidmah 2026-2031.(Futuhal Hidayah/adb)

Comments