Kunjungi Ponpes Salaf APIK Kaliwungu, Menteri Agama Tegaskan Peran Strategis Pesantren bagi Bangsa

0
86
Menag RI bersama rombongan saat mengunjungi Pondok APIK Kaliwungu, Kendal

KENDAL, Suaranahdliyin.com – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag) RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H Saiful Mujab, beserta jajaran, melaksanakan kunjungan silaturahim dalam rangka Safari Pondok Pesantren ke Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Jumat (5/6/2026).

Kehadiran Menag RI beserta rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu, KH M Sholahuddin Humaidullah Irfan, bersama keluarga besar pesantren.

Suasana kekeluargaan dan keakraban yang terjalin selama kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa.

Kunjungan dan Sillaturrahim ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pesantren dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter.

Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian dan dukungan terhadap eksistensi serta peran strategis pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman, membentuk karakter umat, dan memperkokoh moderasi beragama di Indonesia.

Dalam kunjungannya itu, Menag mengapresiasi Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu, yang hingga kini tetap istiqamah menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut penilaiannya, pesantren yang telah berdiri sejak tahun 1919 tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam bersejarah yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi bangsa serta melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang kehidupan.

“Pondok Pesantren APIK merupakan salah satu pesantren bersejarah yang telah berdiri lebih dari satu abad. Berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga pendidikan Islam mampu bertahan, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Menag pun menegaskan, bahwa pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga tradisi keilmuan Islam yang moderat, sekaligus menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan bagi kemajuan dan penguatan lembaga pesantren di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren, pada kesempatan tersebut Menteri Agama menyerahkan bantuan senilai Rp100.000.000 kepada Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu Kendal.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, serta memperkuat berbagai program pembinaan santri.

Pengasuh Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu, KH M Sholahuddin Humaidullah Irfan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan oleh Menteri Agama beserta jajaran Kementerian Agama.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi seluruh keluarga besar pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Bapak Menteri Agama menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkhidmat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” katanya.

Melalui Safari Pondok Pesantren ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan pesantren, sehingga cita-cita bersama dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan. (rls, zulfa/ adb, ros, rid)

Comments