Tahun Ini LBH Ansor Jawa Tengah Fokus Bentuk Desa Sadar Hukum

0
345
Tim LBH Ansor Jawa Tengah foto bersama usai menandatangani MoU dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jawa Tengah, tahun ini akan fokus untuk membentuk desa-desa atau kelurahan yang memiliki kesadaran hukum yang baik.

Sebab dari sebanyak 8.559 desa di Jawa Tengah, baru sekitar 221 desa sadar hukum yang telah diresmikan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah.

Denny Septiviant, Direktur LBH Ansor Jawa Tengah, mengutarakan, pembentukan desa sadar hukum menjadi fokus utama pihaknya di tahun ini. ‘’Memperbanyak jumlah paralegal, ini bagian dari strategi LBH Ansor Jawa Tengah meningkatkan mutu layanan bantuan hukum,’’ terangnya.

Fokus menggarap pembentukan desa (kelurahan) sadar hukum, katanya, mengingat kebutuhan bantuan hukum di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU), tiap hari kian meningkat.

“Sementara itu, jumlah advokat dari LBH Ansor Jawa Tengah masih minim, sangat tergantung pada pelantikan yang dilakukan oleh organisasi profesi,” ujar Denny di sela-sela penandatangan MoU antara LBH Ansor Jawa Tengah  dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020) di Aula Kanwil.

Denny mengemukakan, selain mendorong pembentukan desa sadar hukum, pihaknya juga akan mencetak kader-kader paralegal tingkat kecamatan di Jawa Tengah. “Paralegal ini juga bagian dari peran serta GP Ansor dalam mengawal implementasi dana desa, karena kebijakan dana desa juga memberikan ruang adanya paralegal desa yang didanai dana desa,” paparnya.

Selain fokus membentuk desa sadar hukum, tambahnya, LBH Ansor Jawa Tengah juga berkomitmen memberikan layanan bantuan hukum pada warga NU yang tidak mampu. ‘’Pemberian bantuan hukum pada warga miskin akan dimulai lebih awal, karena MoU dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah telah dilaksanakan pada Januari ini,’’ ungkapnya.

MoU Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah tidak hany6a dengan LBH Ansor Jawa Tengah, melainkan dengan 57 organisasi pemberi bantuan hukum, di antaranya LBH Ansor Jawa Tengah, Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Sekar Jepara, LBH Purwa Justicia dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Satria Tegowanu. (rls/ adb, ros, rid)

Comments