Grup Rebana Al-Mubarok Qudsiyyah Launching Album ke-12

0
1019
Launching album ke 12 Grup rebana Al-Mubarok Qudsiyyah Kudus

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Kamis malam (20/2/2020) menjadi momen bersejarah bagi Al-Mubarok Qudsiyyah. Pasalnya, grup rebana di pusat kota Kudus itu telah sukses melaunching album ke 12 “Srengenge Nyotho”di lapangan Satu Abad Qudsiyyah Kudus.

Di album ke-12 nya ini, Al-Mubarok Qudsiyyah menggarap 16 salawat. Tema “Srengenge Nyotho” diambil dari salah satu sholawat karangan KH. R. Asnawi dalam album dengan aransemen khas terbang jowo yang kerap ditampilakan di menara.

“Syair Srengenge Nyotho ini diciptakan oleh Mbah Asnawi yang dipersembahkan untuk garwa-garwane, dan biasa dibawakan beliau dalam acara ibu-ibu,” Terang Vocalis Al-Mubarok Gus Ashfal Maula (Gus Apang) dalam launching malam tadi.

Berbeda dengan album-album sebelumnya, pertama kalinya Qudsiyyah Putri turut andil dalam pembuatan album. Ada 2 sholawat yang dibawakannya. Masing-masing tingkatan mulai MI, MTs putra, MTs putri, MA dan alumni ikut memenuhi target 16 sholawat.

Alumni yang sudah menetap di luar kota turut diundang dalam launching ke-12 ini. “Sebisa mungkin para alumni kita undang untuk meramaikan launching kali ini,” terang Yanis, Senior Al-Mubarok.

Saat ini para generasi awal Al-Mubarok Qudsiyyah sudah tersebar di berbagai daerah. “Ada Mas Elham dari Jogja, Mas Fathur dari Pekalongan dan daerah lainnya,”lanjutnya.

Salah satu salawat yang paling berkesan yaitu “Ya Fattah” yang dibawakan dengan nada sakral. “Perpaduan aransemen yang simpel tapi sulit dan sholawat “Allahu Allahu Allahu” menambah kesakralan sufistik sholawat tersebut,”tambah Yanis.

Ia berharap agar ke depannya Al-Mubarok selalu berkarya dengan generasi penerus seiring bertambah. Dan dapat menjadi inspirasi bagi para muhibbin untuk bersholawat dan membuat karya-karyanya sesuai dengan karakternya sendiri dan tetap pada jalur yang benar.

Tak lupa ia berpesan agar senantiasa menanamkan sholawat dalam hati agar kelak dapat menjadi tabungan untuk di akhirat. “Pesan saya, tanamlah sholawat ini dalam hati. Dan semoga sholawat ini bisa menjadi sangu untuk kehidupan di akhirat,”ujarnya.

Momen launching ini juga untuk meramaikan rangkaian haul tokoh ulama kota kretek yang juga merupakan pendiri dari Madrasah Qudsiyyah dan pendiri NU. Hadir ratusan santri dan penggemar grup Rebana Al-Mubarok.(Saiful Ni’am Muzakki/adb)

Comments