60 Dhuafa dan Masakin Terima Bingkisan Parcel dari NU Care-LAZISNU Lasem

0
190
Penyerahan bingkisan parcel lebaran tahap II NU Care-LAZISNU Lasem

LASEM, Suaranahdliyin.com – Pengurus NU Care LAZISNU Cabang Lasem menggelar acara penyaluran Infaq, Shodaqoh, Zakat tahap II di Kantor PCNU Lasem, Ahad (30/06/19). Sebanyak 60 dhuafa’ diundang untuk menerima parcel sebagai bentuk perhatian NU terhadap kesejahteraan umat.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari pengurus cabang NU Lasem, Rais Syuriah NU Lasem, Mustasyar NU Lasem dan jajaran pengurus Lazisnu Lasem.

Ketua LAZISNU Lasem, Abdullah, mengatakan adanya acara penyaluran tahap II ini tentu dapat meningkatkan jalinan silahturahmi dan memperkuat hubungan dengan masakin dan dhuafa.

“Harapan kami kedepan, bisa lebih dekat dengan masyarakat Lasem khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu, dan anak yatim. Ini merupakan langkah strategis kita dalam mengimplementasikan kesejahateraan ekonomi masyarakat dengan tidak mengesampingkan nilai spiritual NU,” ujar Abdullah.

Ia juga mengatakan program prioritas NU Care-LAZISNU Lasem ke depan akan lebih difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan kemandirian masyarakat. “Mengangkat ekonomi umat yang masih lemah jadi prioritas kita selanjutnya,” imbuh dia.

Sementara itu, Mustasyar NU Lasem yang diwakili oleh KH. Syihabuddin Ahmad memberikan empat pesan penting untuk pengurus NU Care-LAZISNU Lasem.

“Ada yang perlu diperhatikan oleh pengurus Lazisnu Lasem, yang pertama pentasharrufan zakat kalangan tertentu/khusus dan shadaqah sifatnya umum. Kedua, mendorong program pemberdayaan ekonomi lemah untuk mengentaskan kemiskinan. Ketiga, lumoni kalo ingin dilumoni. Keempat, mengayomi masyarakat dengan pendekatan  syariah dan hikmah,” kata Gus Syihab, sapaan akrab KH. Syihabuddin Ahmad.

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi penuh dari pengurus PCNU Lasem yang pada saat itu diwakili oleh Muslihul Afif.

 

Afif berharap kegiatan ini dapat berlangsung rutin dari tahun ke tahun sebagai media untuk melayani umat. “Ini juga menjadi tugas dari NU sebagai organisasi  kemasyarakatan untuk memakmurkan umat,” jelasnya. (Munir/rid)

Comments