Penting Wujudkan Konektivitas Antar Ambulans NU di Jateng

0
308
Apel Kopdar Sopir Ambulans Se-Jateng, Ahad (04/04/21)

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Membangun konektivitas antar sopir Ambulans NU dinilai penting agar terwujud pelayanan umat yang kian prima. Untuk itu, sinergitas antar lembaga dalam kepengurusan NU di masing-masing tingkatan harus terlebih dahulu terbentuk. Supaya tidak terjadi tumpang tindih program layanan yang mengakibatkan tingginya persaingan ego sektoral.

Hal itu mengemuka dalam Apel Kopdar Sopir Ambulans se-Jawa Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Kudus, Ahad (04/04/21). Pagi itu, sebanyak 40 armada ambulans NU berjajar rapi, bersiap untuk melakukan konvoi.

Sekretaris NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Tengah Muhaimin, membuka Apel tersebut dengan orasi. Tentang pentingnya pelayanan umat di bidang sosial dan kesehatan. Tentang pentingnya komunikasi dan konektivitas yang harus dibentuk agar tugas pelayanan kian ringan dan membahagiakan.

“Dulu, kita tidak bisa menunjukkan berapa angka armada yang dimiliki NU untuk pelayanan. Sekarang kita bisa lihat sendiri, ada ratusan di Jawa Tengah. Dan ini lah kekuatan serta tanggung jawab baru yang harus kita kelola bersama,” tandas Muhaimin dalam orasinya.

Melihat kondisi ini, lanjut Muhaimin, kita perlu untuk menguatkan konektivitas antar cabang. Supaya, ketika ada pasien atau masyarakat yang membutuhkan layanan ke luar daerah, bisa terakomodasi dengan baik. “Dapat terhubung antara Ambulans satu daerah dengan daerah lainnya, sehingga memudahkan kita dalam melayani umat,” jelasnya.

Muhaimin menambahkan, keyakinan terhadap terwujudnya manajemen ambulans di Jawa Tengah akan bisa terwujud. Dengan modal berupa potensi, jaringan, informasi serta pengetahuan dari masing-masing daerah yang saling terkoneksi.

“Kita yakin, dengan seluruh potensi dan kemampuan yang ada, ke depan pelayanan umat akan semakin baik dan sistematis,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan kepada para sopir ambulans NU agar tetap patuh terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah disepakati. Yang tidak kalah pentingnya, ia juga mengingatkan agar para sopir ambulans NU bisa taat lalu lintas. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri, apalagi hingga membahayakan pasien. (rid, gie/ros)

Comments